Kompas.com - 24/07/2021, 21:21 WIB
Lifter Indonesia Windy Cantika Aisah berhasil mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia yakni perunggu dengan total angkatan 194 Kg di kelas 49 Kg putri Grup A Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Sabtu (24/7/2021). NOC INDONESIALifter Indonesia Windy Cantika Aisah berhasil mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia yakni perunggu dengan total angkatan 194 Kg di kelas 49 Kg putri Grup A Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Sabtu (24/7/2021).

KOMPAS.com - Cabang olahraga (cabor) angkat besi Indonesia memang belum menuai medali emas di pentas Olimpiade.

Sejarah Indonesia di ajang Olimpiade hanya mampu memanen medali emas lewat cabor bulu tangkis.

Namun demikian, cabor angkat besi punya tradisi untuk meraih medali di ajang multievent empat tahunan tersebut.

Angkat besi kali pertama memanen medali pada Olimpiade Sydney 2000. Setelah itu, mereka rutin menyumbang medali untuk Merah Putih.

Olimpiade Sydney 2000 juga menjadi tempat hasil panen angkat besi, sebanyak tiga medali berhasil mereka bawa pulang lewat Raema Lisa Rumbewas (perak), Sri Indriyani (perunggu), dan Winarni Binti Slamet (perunggu).

Baca juga: Daftar 32 Medali Indonesia pada Ajang Olimpiade

Empat tahun kemudian, angkat besi hanya mampu membawa satu medali perak. Lagi-lagi lewat Raema Lisa Rumbewas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada edisi berikutnya, Olimpiade Beijing 2008, cabor angkat besi berhasil mengoleksi tiga medali.

Tiga medali tersebut dari Eko Yuli Irawan (perunggu), Triyatno (perunggu), dan Raema Lisa Rumbewas (perunggu).

Lumbung medali dari cabor angkat besi kembali bertuah pada Olimpiade London 2012. Mereka lag-lagi meraih tiga medali yakni dari Triyatno (perak), Citra Febrianti (perak), dan Eko Yuli Irawan (perunggu).

Empat tahun berjalan, Eko Yuli Irawan masih mampu memberikan asa dengan membawa pulang medali perak pada Olimpiade Rio 2016.

Baca juga: Profil Windy Aisah, Lifter Peraih Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Eko Yuli ditemani oleh Sri Wahyuni Agustuani yang juga membawa pulang medali perak.

Eko Yuli Irawan masih memiliki asa pamungkas untuk menambah koleksi medali olimpiade, kali ini di edisi Olimpiade Tokyo 2020.

Dia masih penasaran dengan rasanya berkalung medali emas olimpiade. Lawan terberatnya berasal dari China, Li Fabin.

Tapi dia optimistis bisa menggondol emas untuk Indonesia dan pertama di cabor angkat besi.

Sementara itu, cabor angkat besi Indonesia dipastikan memperpanjang tradisi medali di ajang olimpiade.

Baca juga: 4 Cerita Manis Indonesia di Olimpiade, dari Medali Pertama hingga Tradisi Emas

Hal tersebut bersamaan dengan prestasi lifter 19 tahun, Windy Cantika Aisyah, yang mencatatkan debutnya di olimpiade dengan manis.

Windy sukses merebut medali perunggu di kelas 49 kg putri Olimpiade Tokyo 2020.

Berikut daftar atlet angkat besi Indonesia peraih medali di olimpiade:

No Nama Atlet Medali Edisi Olimpiade Kelas
1 Raema Lisa Rumbewas Perak Sydney 2000 48 kg putri
2 Sri Indriyani Perunggu Sydney 2000 48 kg putri
3 Winarni Binti Slamet Perunggu Sydney 2000 53 kg putri
4 Raema Lisa Rumbewas Perak Athena 2004 48 kg putri
5 Eko Yuli Irawan Perunggu Beijing 2008 56 kg putra
6 Triyatno Perunggu Beijing 2008 62 kg putra
7 Raema Lisa Rumbewas Perunggu Beijing 2008 53 kg putri
8 Triyatno Perak London 2012 69 kg putra
9 Citra Febrianti Perak London 2012 53 kg putri
10 Eko Yuli Irawan Perunggu London 2012 62 kg putra
11 Eko Yuli Irawan Perak Rio 2016 62 kg putra
12 Sri Wahyuni Agustiani Perak Rio 2016 48 kg putri
13 Windy Cantika Aisyah Perunggu Tokyo 2020 49 kg putri
         
         
         
         



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.