Kompas.com - 19/07/2021, 22:12 WIB

TOKYO, KOMPAS.com - Ada tiga atlet surfing yang bakal mengancam peselancar Indonesia Rio Waida di Olimpiade Tokyo 2020.

Mengambil waktu empat hari sejak Minggu (25/7/2021), cabang olahraga surfing atau selancar bakal berlangsung seru dengan persaingan tiga petarung ombak di kelompok putra.

Ketiganya adalah Italo Ferreira asal Brasil, John Florence asal AS, dan Jeremy Flores asal Perancis.

Baca juga: 3 Petarung Ombak Olimpiade Tokyo 2020 di Pantai Chiba

Patut dicatat juga, Indonesia juga menempatkan satu petarung ombaknya, Rio Waida di cabang olahraga ini.

Rio Waida, blasteran Jember-Jepang ini bakal berupaya keras merebut podium tertinggi selancar.

Ilustrasi surfing freepik.com/ alexeyzhilkin Ilustrasi surfing

Rio Waida, kelahiran Prefektur Saitama, Jepang ini, lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 pada realokasi kuota usai hasil pertandingan ISA World Surfing Games 2021 di El Salvador.

Dua tahun sebelumnya, Rio Waida menumbangkan dominasi juara dunia dua kali Gabriel Medina Pinto Ferreira asal Brasil di ajang World Surf League (WSL).

Sementara, di kelompok putri terjadi persaingan antara empat peselancar yakni duo Sally Fitzgibbons dan Stephanie asal Australia, Carissa More dari AS, serta Johanne Defay dari Perancis.

Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.DOK. Reuters Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.

Lokasi pertandingan selancar ada di Tsurigasaki, Kota Ichinomiya, Prefektur Chiba, sekitar 40 mil atau 64 kilometer sebelah timur Tokyo.

Darurat

Ilustrasi social distancing, jarak sosialShutterstock Ilustrasi social distancing, jarak sosial

Sementara itu, Kota Tokyo memasuki keempat kalinya berstatus darurat Covid-19 mulai Senin (12/7/2021).

"Penetapan ini merupakan upaya mencegah meluasnya pandemi Covid-19," kata Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga mengingatkan warga Jepang dalam pernyataan resminya.

Status keempat itu mempunyai masa berlaku hingga Minggu (22/8/2021).

Status ini merupakan perpanjangan dari status ketiga yang habis masa berlakunya pada Minggu (11/7/2021).

Ilustrasi corona virus (Covid-19)KOMPAS.COM/Shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)

Sama seperti pada status darurat Covid-19 sebelumnya, kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat juga berlangsung.

Selain perpanjangan status kondisi darurat Covid-19 untuk Tokyo dan Okinawa, empat prefektur yakni Chiba, Saitama, Kanagawa, dan Osaka, juga terkena kebijakan ini.

"Kebijakan pada keempat prefektur tersebut diperpanjang hingga Minggu (22/8/2021)," kata Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga.

Ilustrasi vaksinasi covid-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Ilustrasi vaksinasi covid-19.

Kebijakan ini sudah barang tentu membuat perhelatan Olimpiade Tokyo terkena dampaknya.

Pekan lalu, kebijakan bahwa Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung tanpa kehadiran penonton sudah diputuskan oleh para pemangku kepentingan antara lain pemerintah Jepang, Tokyo 2020, Komite Olimpiade Jepang (JOC), dan Komite Olimpiade Internasional (IOC).

"Olimpiade Tokyo 2020 digelar tanpa penonton," kata CEO penyelenggara, Tokyo 2020, Seiko Hashimoto.

Sementara itu, status kondisi darurat Covid-19 yang habis masa berlakunya pada Minggu (11/7/2021) malam adalah Hokkaido, Aichi, Kyoto, Hyogo, dan Fukuoka.

Timnas Brasil dalam perjalanan dari Serbia menuju Jepang untuk mengikuti Olimpiade Tokyo 2020.@CBF_Futebol Timnas Brasil dalam perjalanan dari Serbia menuju Jepang untuk mengikuti Olimpiade Tokyo 2020.

Pada seluruh prefektur berstatus darurat Covid-19, pembatasan dilakukan pada, antara lain, tempat makan umum.

"Harus tutup pada pukul 08.00 malam," kata Yoshihide Suga.

Di Tokyo, lokasi komersial pun mesti tutup pukul 08.00 malam.

Secara prinsip, sementara itu, pada kondisi darurat Covid-19, pemerintah melarang pelayanan penjualan minuman beralkohol.

Namun demikian, aturan ini mendapat keringanan.

Logo tim Indonesia yang akan digunakan kontingen Merah Putih di Olimpiade Tokyo 2020 dan multievent internasional selanjutnya.Dok. NOC Indonesia Logo tim Indonesia yang akan digunakan kontingen Merah Putih di Olimpiade Tokyo 2020 dan multievent internasional selanjutnya.

"Penjualan minuman beralkohol diperkenankan hingga pukul 07.00 malam," kata pernyataan pemerintah-pemerintah prefektur.

Menurut catatan, PM Yoshihide Suga menerapkan status darurat Covid-19 kali pertama untuk Tokyo pada April 2020.

Lantas, kebijakan itu berulang lagi pada Januari 2021.

Untuk kali ketiga, status sama berlaku pada Juni 2021.

Logo Olimpiade Tokyo 2020Shutterstock Logo Olimpiade Tokyo 2020

Kini, untuk kali keempat, status itu mengalami perpanjangan hingga Agustus 2021.

Catatan terkini menunjukkan bahwa di Tokyo, jumlah kasus baru Covid-19 akan mengalami kenaikan hingga 1.000 kasus sampai dengan akhir Juli 2021.

Menurut prediksi Profesor Yuki Furuse, besar kemungkinan, kasus baru juga akan melonjak jumlahnya hingga 2.000 pada Agustus akhir.

Yuki Furuse adalah profesor dari Universitas Kyoto yang menjadi ahli bagi pemerintah Jepang dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Ruang makan utama terlihat selama tur pers Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, Minggu, 20 Juni 2021, di Tokyo.AP PHOTO/EUGENE HOSHIKO Ruang makan utama terlihat selama tur pers Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, Minggu, 20 Juni 2021, di Tokyo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber Kyodonews


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Robi Darwis Hadapi Negara-negara Eropa Selama TC Timnas U-20

Cerita Robi Darwis Hadapi Negara-negara Eropa Selama TC Timnas U-20

Liga Indonesia
Jepang Piala Dunia 2022: Raja Comeback, Tekuk Jerman-Spanyol, Kuasai Grup Neraka

Jepang Piala Dunia 2022: Raja Comeback, Tekuk Jerman-Spanyol, Kuasai Grup Neraka

Internasional
Piala Dunia 2022: Kontroversi Gol Kedua Jepang, Alasan Sah yang Buat Jerman Gugur

Piala Dunia 2022: Kontroversi Gol Kedua Jepang, Alasan Sah yang Buat Jerman Gugur

Internasional
Jadwal Piala Dunia 2022 Hari Ini: Kans Korsel Susul Jepang, Ghana Vs Uruguay

Jadwal Piala Dunia 2022 Hari Ini: Kans Korsel Susul Jepang, Ghana Vs Uruguay

Internasional
Gugur Cepat di Piala Dunia 2022, Bencana dan Pahit bagi Jerman

Gugur Cepat di Piala Dunia 2022, Bencana dan Pahit bagi Jerman

Internasional
Skuad Thailand untuk Piala AFF 2022, Teerasil Dangda Dipanggil

Skuad Thailand untuk Piala AFF 2022, Teerasil Dangda Dipanggil

Sports
Jerman Tak Lolos Grup Piala Dunia 2022: Start Buruk Berujung Catatan Kelam

Jerman Tak Lolos Grup Piala Dunia 2022: Start Buruk Berujung Catatan Kelam

Internasional
Kisah Massimo Luongo, Pemain Australia Berdarah Sultan Indonesia di Piala Dunia

Kisah Massimo Luongo, Pemain Australia Berdarah Sultan Indonesia di Piala Dunia

Sports
Drama Kroasia Vs Belgia: Lukaku Mandul, VAR Batalkan Penalti Modric, Setan Merah Terpuruk

Drama Kroasia Vs Belgia: Lukaku Mandul, VAR Batalkan Penalti Modric, Setan Merah Terpuruk

Internasional
Hasil Piala Dunia 2022: Jepang-Spanyol ke 16 Besar, Jerman dan Belgia Tersingkir

Hasil Piala Dunia 2022: Jepang-Spanyol ke 16 Besar, Jerman dan Belgia Tersingkir

Internasional
Klasemen Grup E Piala Dunia 2022: Jepang Juara Grup, Jerman Tersingkir!

Klasemen Grup E Piala Dunia 2022: Jepang Juara Grup, Jerman Tersingkir!

Internasional
Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022, Jepang dan Spanyol Terbaru

Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022, Jepang dan Spanyol Terbaru

Internasional
Hasil Kosta Rika Vs Jerman 2-4: Dramatis, Der Panzer Tersingkir dari Piala Dunia!

Hasil Kosta Rika Vs Jerman 2-4: Dramatis, Der Panzer Tersingkir dari Piala Dunia!

Internasional
Hasil Jepang Vs Spanyol: Samurai Biru Comeback 2-1, Jerman Angkat Koper

Hasil Jepang Vs Spanyol: Samurai Biru Comeback 2-1, Jerman Angkat Koper

Internasional
Babak I Jepang Vs Spanyol, Sundulan Morata Bawa Tim Matador Unggul

Babak I Jepang Vs Spanyol, Sundulan Morata Bawa Tim Matador Unggul

Sports
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.