Kompas.com - 05/03/2021, 23:13 WIB
Di Jepang, para pejabat memutuskan untuk meluncurkan sebuah inisiatif yang disebut Next Tokyo. Di Jepang, para pejabat memutuskan untuk meluncurkan sebuah inisiatif yang disebut Next Tokyo.

TOKYO, KOMPAS.com - Presiden Komite Olimpiade Jepang (JOC) Toshiro Muto menegaskan tentang adanya alih fungsi perkampungan atlet.

Perkampungan atlet itu harus digunakan selama perhelatan Olimpiade Tokyo pada 2021.

"Maka, alasan itu menjadi salah satu pertimbangan bahwa Olimpiade Tokyo harus tetap berlangsung," tutur Muto.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Alasan Atlet Tak Bisa Lagi Menunggu

Toshiro Muto menerangkan ada batas waktu bagi alih penggunaan perkampungan atlet di Tokyo menjadi kompleks kondominium baru di Distrik Harumi.

Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun
AFP PHOTO/PHILIP FONG Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun

Toshiro Muto menyebut, batas waktu itu adalah pada Maret 2024.

"Olimpiade Tokyo sudah tertunda setahun oleh pandemi corona," katanya hari ini.

Toshiro Muto mengatakan juga selama ini penyelenggara, Tokyo 2020, sudah menyiapkan solusi terbaik.

"Solusi itu diterima oleh banyak kalangan, termasuk komunitas internasional," ujar Muto.



Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X