Kompas.com - 05/03/2021, 21:01 WIB
Pemain bulutangkis Jepang,  Kento Momota berbicara selama konferensi pers di Tokyo pada 6 Maret 2020. - Momota mengatakan dia lagi memimpikan emas Olimpiade Tokyo pada 6 Maret tetapi tidak tahu kapan dia akan kembali beraksi setelah kecelakaan mobil yang menyebabkan dia takut kariernya sudah berakhir. AFP/STRPemain bulutangkis Jepang, Kento Momota berbicara selama konferensi pers di Tokyo pada 6 Maret 2020. - Momota mengatakan dia lagi memimpikan emas Olimpiade Tokyo pada 6 Maret tetapi tidak tahu kapan dia akan kembali beraksi setelah kecelakaan mobil yang menyebabkan dia takut kariernya sudah berakhir.

TOKYO, KOMPAS.com - Setidaknya, satu dari tiga alasan bahwa Olimpiade Tokyo pada 2021 harus tetap berjalan adalah bahwa atlet tak lagi bisa menunggu.

"Olimpiade Tokyo sudah satu tahun tertunda karena pandemi corona," kata Presiden Komite Olimpiade Tokyo Toshiro Muto, hari ini.

Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun
AFP PHOTO/PHILIP FONG Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun

Muto menyebutkan para atlet tidak lagi bisa berlatih di bawah tekanan lantaran adanya penundaan kembali.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Tak Ada Alasan untuk Menunda atau Membatalkan

Kedua, komite organisasi Olimpiade Tokyo sudah memberikan solusi paling bisa diterima banyak kalangan, termasuk komunitas internasional untuk pelaksanaan Olimpiade pada 2021.

"Ada batas waktu bagi alih penggunaan perkampungan atlet menjadi kompleks kondominium baru di Distrik Harumi," kata Toshiro Muto.

Toshiro Muto menyebut, batas waktu itu adalah pada Maret 2024.

Atlet angkat besi Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Eko Yuli Irawan. Pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Eko meraih medali perak kelas 62 kilogram. 


Kompas.com/Josephus Primus Atlet angkat besi Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Eko Yuli Irawan. Pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Eko meraih medali perak kelas 62 kilogram.



Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X