Kompas.com - 02/03/2021, 09:10 WIB
Mega bintang Barcelona, Lionel Messi, berpose bersama Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, setelah sang kapten menandatangani perpanjangan kontrak pada 25 November 2017. AFP/HO/BARCELONA FC PRESS OFFICEMega bintang Barcelona, Lionel Messi, berpose bersama Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, setelah sang kapten menandatangani perpanjangan kontrak pada 25 November 2017.

KOMPAS.com - Eks bek tengah Inter Milan, Daniele Adani, ikut mengomentari skandal "Barcagate" yang membuat mantan presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, ditahan oleh pihak kepolisian.

Seperti diberitakan KOMPAS.com sebelumnya, Josep Maria Bartomeu ditangkap pihak Kepolisian Catalunya pada Senin (1/3/2021) pagi waktu setempat.

Penangkapan presiden Barcelona periode 2014-2020 itu terkait penyelidikan kasus Barcagate yang sudah bergulir sejak tahun lalu.

Adapun kasus Barcagate mengemuka setelah radio Spanyol, Cadena SER, pada 17 Februari 2020 mengungkapkan bahwa Barcelona mengontrak konsultan media 13 Ventures sejak 2017.

Pihak 13 Ventures diduga turut bertanggung jawab melancarkan serangan kampanye gelap kepada para pemain maupun mantan pemain yang tidak sejalan dengan kebijakan Bartomeu yang saat itu menjabat sebagai presiden Barcelona.

Baca juga: Mantan Presiden Barcelona Ditangkap Kepolisian Spanyol

Bartomeu yang akhirnya mundur pada akhir Oktober 2020 melakukan hal tersebut untuk melindungi diri dari kritikan serta menjaga citranya selama memimpin klub raksasa Liga Spanyol itu.

Selain Bartomeu, tiga orang lainnya yang juga diamankan pihak berwajib terkait skandal Barcagate adalah yakni CEO Oscar Grau, Kepala Bagian Hukum Roman Gomez Ponti, dan penasihat sang mantan presiden, Jaume Masferrer.

Menurut laporan AS, Lionel Messi dan Gerard Pique yang paling vokal melontarkan kritik terhadap kepemimpinan Bartomeu menjadi target utama kampanye hitam tersebut.

Terkait kasus Barcagate yang membuat kubu Barcelona kembali gaduh, Daniele Adani mengatakan bahwa apa yang sudah dilakukan Josep Maria Bartomeu merupakan tindakan yang tak bisa dimaafkan.

Hal itu ia ungkapkan ketika berbincang dengan eks bintang-bintang Liga Italia yaitu Christian Vieri, Antonio Cassano, dan juga Nicola Ventola via Twitch.

Baca juga: Lionel Messi dan Gerard Pique Target Utama Kampanye Hitam Eks Presiden Barcelona

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X