Kompas.com - 25/02/2021, 22:05 WIB
Dalam foto bertanggal 28 Januari 2021, Presiden Komite Panitia Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, Yoshiro Mori, berbicara ke media setelah konferensi video dengan Presiden Komite Olimpiae Internasional (IOC), Thomas Bach di Tokyo, Jepang. Mori mengundurkan diri setelah mengatakan bahwa perempuan terlalu banyak omong. AP PHOTO/Takashi AoyamaDalam foto bertanggal 28 Januari 2021, Presiden Komite Panitia Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, Yoshiro Mori, berbicara ke media setelah konferensi video dengan Presiden Komite Olimpiae Internasional (IOC), Thomas Bach di Tokyo, Jepang. Mori mengundurkan diri setelah mengatakan bahwa perempuan terlalu banyak omong.

TOKYO, KOMPAS.com - Informasi terkini menunjukkan sudah 1.000 relawan mundur dari perhelatan Olimpiade Tokyo.

Alasan mundur memang berkenaan dengan pernyataan Presiden Tokyo 2020 sebelumnya, Yoshiro Mori.

Mori dalam sebuah rapat virtual mengatakan bahwa perempuan peserta rapat lebih banyak bicaranya.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Hadir Tidaknya Penonton Mancanegara Masih Dalam Pembahasan

Tercatat, relawan yang mundur adalah pembimbing, penerjemah, hingga pengantar pengunjung.

"Alasan mundur juga berkait dengan belum redanya pandemi Covid-19," kata Presiden terbaru Tokyo 2020, Seiko Hashimoto.

Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun
AFP PHOTO/PHILIP FONG Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun

Saat ini, total jumlah relawan ada 80.000 orang.

Sementara, ada tambahan 30.000 relawan yang direkrut oleh Pemerintah Kota Metropolitan Tokyo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X