Kompas.com - 25/02/2021, 21:53 WIB
Warga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/KYODOWarga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).

TOKYO, KOMPAS.com - Sampai dengan pekan terakhir Februari 2021, Tokyo 2020 dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) masih membahas hadir tidaknya penonton mancanegara di Olimpiade Tokyo.

"Keputusan mengenai hal itu akan dibuat antara akhir April hingga awal Maret," kata Presiden IOC Thomas Bach, kemarin.

Bach mengatakan bahwa sejauh ini sistem tiket sudah siap.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Ada Keringanan Aturan bagi Pembawa Obor

"Logistik juga siap mendukung," kata Thomas Bach.

Obor Olimpiade diarak pada acara penyerahan api Olimpiade untuk Olimpiade Tokyo 2020 pada 19 Maret 2020. Seremoni diadakan tanpa penonton sebagai langkah pencegahan dari penyebaran virus corona.AFP/ARIS MESSINIS Obor Olimpiade diarak pada acara penyerahan api Olimpiade untuk Olimpiade Tokyo 2020 pada 19 Maret 2020. Seremoni diadakan tanpa penonton sebagai langkah pencegahan dari penyebaran virus corona.

Menurut Direktur Olahraga IOC Christopher Dubi akan ada dua keputusan terpisah antara penonton mancanegara dengan penonton lokal Jepang.



Sumber Kyodonews
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X