Pelaku Olahraga Ini Berubah Sikap lantaran Pandemi

Kompas.com - 26/01/2021, 22:22 WIB
Hingga kini, platform MPL memiliki 20 jenis permainan seru.  MPL Indonesia beroperasi sejak April 2019 dan telah diunduh lebih dari 1 juta pengguna. 
MPL IndonesiaHingga kini, platform MPL memiliki 20 jenis permainan seru. MPL Indonesia beroperasi sejak April 2019 dan telah diunduh lebih dari 1 juta pengguna.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pencegahan penyebaran pandemi corona yang mewajibkan semua orang untuk mengurangi berkerumum memberi pengaruh pada dunia olahraga.

Kewajiban yang juga mengandung imbauan agar semua orang lebih banyak beraktivitas di dalam rumah saja memberi dampak pada olahraga, khususnya e-sports.

"Pandemi membuat banyak pemain melakukan aktivitas di rumah dan memanfaat waktu luang untuk bermain MPL," ujar Country Head Mobile Premier League (MPL) Indonesia yang baru, Ridzki Syahputera dalam keterangan tertulis resminya hari ini.

Dampaknya, olahraga e-sports kian digemari karena perubahan sikap itu.

Baca juga: Pandemi Corona, Olahraga E-sports Kian Digemari

"Di masa pandemi, kami mengalami peningkatan user (pengguna)," kata Ridzki lagi.

Ada 32 finalis Mobile Premier League (MPL) pada Piala Presiden Esports 2020.MPL Moblie Premier League Ada 32 finalis Mobile Premier League (MPL) pada Piala Presiden Esports 2020.

Menurut catatannya, saat ini jumlah pengguna MPL ada di angka 63,5 juta.

"Para pengguna tersebar di India dan Indonesia," tutur Ridzki.

Menurut Ridzki, MPL melihat adanya peningkatan sebesar 55 persen dalam gameplay sejak Maret (2020).

"Hal ini yang membuat userbased kami berkembang sebanyak 7 kali," ucapnya.

Selanjutnya, menurut Ridzki, dengan jabatan barunya, dirinya mendapat mandat mengembangkan bisnis MPL di Indonesia.

Menurut catatannya, saat ini MPL telah mengumpulkan lebih dari 130 juta dollar AS dukungan pendanaan sejak mulai beroperasi pada 2018.

Pandemi corona memunculkan cara baru dalam pengelolaan platform e-sports, termasuk dalam hal ini Mobile Premier League (MPL). 

Pandemi membuat banyak pemain melakukan aktivitas di rumah dan memanfaat waktu luang untuk bermain MPL kata Country Head Mobile Premier League (MPL) Indonesia yang baru, Ridzki Syahputera.

E-sports MPL Pandemi corona memunculkan cara baru dalam pengelolaan platform e-sports, termasuk dalam hal ini Mobile Premier League (MPL). Pandemi membuat banyak pemain melakukan aktivitas di rumah dan memanfaat waktu luang untuk bermain MPL kata Country Head Mobile Premier League (MPL) Indonesia yang baru, Ridzki Syahputera.

Dukungan ini termasuk dari investor terkuat seperti MDI, Sequoia Capital, SIG, dan Go-Ventures.

MPL juga mencatat kenaikan jumlah pemain hingga 7 kali lipat pada 2020 dari sejak berdiri pada 2018.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X