Kompas.com - 15/01/2021, 13:54 WIB
Ilustrasi penumpang pesawat, bepergian di tengah pandemi virus corona. ShutterstockIlustrasi penumpang pesawat, bepergian di tengah pandemi virus corona.

TOKYO, KOMPAS.com - Berkenaan dengan status darurat di Tokyo dan beberapa kota di Jepang lantaran penyebaran pandemi Covid-19, pemerintah Jepang, termasuk penyelenggara Olimpiade Tokyo mengeluarkan kebijakan untuk para atlet.

"Para atlet mesti memahami hal ini," kata CEO penyelenggara Olimpiade Tokyo pada 2021, Tokyo 2020, Toshiro Muto.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Ini Larangan bagi Atlet dari Luar Negeri

Kebijakan sementara hingga Minggu (7/2/2021) melarang atlet asing yang bukan penduduk Jepang dan para pelatih asing untuk Liga Jepang dan Liga Bisbol tidak masuk ke Jepang dari negara asal mereka.

Liga Jepang atau J-League akan berputar kembali pada Februari 2021.

Logo J-LeagueDOK. J-LEAGUE Logo J-League

Sementara, Liga Bisbol mulai berlatih per 1 Februari 2021.

Kemudian, pelarangan itu juga memasukkan atlet Jepang yang masih berada di luar negeri.

"Mereka yang datang ke Jepang tetap harus melewati masa karantina 14 hari," kata Toshiro Muto.

"Jika peraturan ini diabaikan, mereka tak bisa ikut berlatih," pungkas Toshiro Muto.



Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X