Olimpiade Tak Berkaitan dengan Politik

Kompas.com - 26/10/2020, 22:45 WIB
Warga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/KYODOWarga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).

TOKYO, KOMPAS.com - Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach menegaskan bahwa Olimpiade tidak berkaitan dengan politik.

"Olimpiade harus diawasi agar tidak menjadi arena demonstrasi," katanya menegaskan.

Pernyataan Bach memang erat kaitannya dengan meluasnya gerakan antidiskriminasi Black Lives Matter.

Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.DOK. Reuters Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.

Lantaran gerakan itu, ada sejumlah usulan agar dilakukan perubahan pada 50 Aturan Piagam Olimpiade yang melarang segala bentuk protes politik selama perhelatan Olimpiade.

Sebelumnya, pada September, Ketua Atletik Dunia Sebastian Coe berpandangan bahwa setiap memiliki hak melakukan protes selama Olimpiade.

Baca juga: Jelang Olimpiade Tokyo, Jepang Rilis Stadion Akuatik

Pandangan Coe ini bertentangan dengan kebijakan resmi IOC.

Bach kembali menegaskan bahwa IOC sebagai organisasi sipil non-pemerintah secara politik netral setiap saat.

Thomas Bach Thomas Bach

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X