Kompas.com - 27/08/2020, 19:56 WIB
Esports mendapat pengakuan sebagai olahraga prestasi oleh Kemenpora dan KONI pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat 2020 yang berlangsung secara virtual pada 25-27 Agustus 2020.
Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI)Esports mendapat pengakuan sebagai olahraga prestasi oleh Kemenpora dan KONI pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat 2020 yang berlangsung secara virtual pada 25-27 Agustus 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) secara resmi mengakui esports sebagai sebuah cabang olahraga prestasi di Indonesia.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, hari ini, pengakuan itu ditetapkan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat 2020 secara virtual pada 25-27 Agustus 2020.

Baca juga: 12.000 Peserta Ramaikan Ajang eSports HIPMI PUBG Mobile 2020

Dalam rapat tersebut pula, secara resmi pemerintah Indonesia menyetujui Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) sebagai satu-satunya badan resmi pemerintahan yang menaungi esports sebagai sebuah olahraga prestasi di Indonesia di bawah KONI.

Kemenpora bersama IESPL akan menggelar Piala Menpora Esports 2020 Axis sebagai wadah kompetisi esports yang diikuti oleh kelompok pelajar dan mahasiswa.Dok. Menpora Kemenpora bersama IESPL akan menggelar Piala Menpora Esports 2020 Axis sebagai wadah kompetisi esports yang diikuti oleh kelompok pelajar dan mahasiswa.

Pengakuan ini menandakan bahwa esports dapat ikut dipertandingkan pada kompetisi-kompetisi resmi tingkat nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Esports layak menjadi sebuah cabang olahraga karena menggunakan tenaga manusia berupa kecepatan, ketangkasan, dan strategi seperti pada olahraga umumnya," kata Ketua Harian PB ESI Bambang Sunarwibowo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Esports Star Indonesia menjadi ajang pencarian bakat esports pertama di Indonesia.Esports Star Indonesia Esports Star Indonesia menjadi ajang pencarian bakat esports pertama di Indonesia.

Bambang menambahkan, kelayakan esports sebagai olahraga prestasi juga berlandaskan fakta bahwa esports sudah banyak dipertandingkan baik dalam event nasional atau pun internasional, termasuk di Asian Games 2018 dan SEA Games 2019.

Niatnya sih ingin jadi gamer profesional dan ikut SEA Games. Tapi tidak akan meninggalkan sekolah, karena itu yang utama, kata Aby Ramadhan, juara pada grand final turnamen Mobile Premiere Legaue (MPL) pada perhelatan Piala Presiden Esports 2020, Minggu (2/2/2020).
MPL Mobile Premier League Niatnya sih ingin jadi gamer profesional dan ikut SEA Games. Tapi tidak akan meninggalkan sekolah, karena itu yang utama, kata Aby Ramadhan, juara pada grand final turnamen Mobile Premiere Legaue (MPL) pada perhelatan Piala Presiden Esports 2020, Minggu (2/2/2020).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal KONI Pusat Ade Lukman mengatakan harapan pihaknya.

"KONI mendukung penuh perkembangan esports di Indonesia. Semoga di bawah naungan PB ESI, atlet dan tim esports Indonesia bisa menciptakan prestasi di tingkat internasional dan mengharumkan nama bangsa," kata Ade Lukman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.