Harapan KONI untuk Olahraga Beladiri ke Olimpiade Tokyo

Kompas.com - 14/07/2020, 23:05 WIB
Taekwondoin putra Indonesia Muhamad M (biru) saat melawan taekwondoin putra Timor Leste Soares A pada partai 32 besar 63 kg, pada Asian Games 2018 di Jakarta Convention Center, Kamis (23/8/2018). Langkah Muhamad M terhenti di partai 16 besar saat melawan taekwondoin putra Korea Selatan Lee D. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGTaekwondoin putra Indonesia Muhamad M (biru) saat melawan taekwondoin putra Timor Leste Soares A pada partai 32 besar 63 kg, pada Asian Games 2018 di Jakarta Convention Center, Kamis (23/8/2018). Langkah Muhamad M terhenti di partai 16 besar saat melawan taekwondoin putra Korea Selatan Lee D.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman punya harapan pihaknya berkenaan dengan olahraga beladiri.

Baca juga: Alasan Olimpiade Tokyo Tetap Harus Digelar

Karateka putra Indonesia, Rifky Arrosyid bertarung melawan Karateka asal Brunei, Zainal Ak Muhd Abdul di kelas 60 kg di World Trade Center, Manila, Filipina, Minggu (8/12/2019). Rifky Arrosyid berhasil meraih medali perak.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Karateka putra Indonesia, Rifky Arrosyid bertarung melawan Karateka asal Brunei, Zainal Ak Muhd Abdul di kelas 60 kg di World Trade Center, Manila, Filipina, Minggu (8/12/2019). Rifky Arrosyid berhasil meraih medali perak.

"Saya harap olahraga beladiri menambah wakil atletnya ke Olimpiade Tokyo tahun depan,": katanya.

Juara tinju kelas berat WBC, Tyson Fury, bersama pelatih dan juga pamannya Peter Fury (tengah) serta sang ayah John Fury (paling kanan) dalam sebuah acara jumpa pers di Bolton, Inggris, pada 30 November 2015.AFP/PAUL ELLIS Juara tinju kelas berat WBC, Tyson Fury, bersama pelatih dan juga pamannya Peter Fury (tengah) serta sang ayah John Fury (paling kanan) dalam sebuah acara jumpa pers di Bolton, Inggris, pada 30 November 2015.

Sebagai bentuk dukungan, kata Marciano, dirinya akan bertandang ke tempat latihan para atlet dan memberi semangat.

Saat ini, cabang taekwondo, karate, dan tinju masih akan mengikuti babak kualifikasi Olimpiade Tokyo yang tertunda lantaran pandemi corona.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X