Teknik Bertarung Deontay Wilder Dinilai Kalah dari Francis Ngannou

Kompas.com - 04/07/2020, 20:00 WIB
Petinju asal Amerika Serikat, Deontay Wilder, memasuki panggung pada event timbang berat jelang laga kontra Tyson Fury, Jumat (21/2/2020). Duel Deontay Wilder vs Tyson Fury 2 akan bergulir pada Minggu (23/2/2020) pagi WIB. AFP/AL BELLOPetinju asal Amerika Serikat, Deontay Wilder, memasuki panggung pada event timbang berat jelang laga kontra Tyson Fury, Jumat (21/2/2020). Duel Deontay Wilder vs Tyson Fury 2 akan bergulir pada Minggu (23/2/2020) pagi WIB.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Juara tinju kelas ringan WBC, Ryan Garcia, menilai teknik bertarung Deontay Wilder masih kalah dari petarung kelas berat UFC, Francis Ngannou.

Deontay Wilder adalah petinju divisi kelas berat yang belum lama ini kehilangan sabuk gelar WBC usai kalah dari Tyson Fury.

Dikutip dari BolaSport.com, penilaian Ryan Garcia dianggap mengejutkan.

Sebab, dia lebih memilih Francis Ngannou yang merupakan atlet MMA ketimbang Deontay Wilder.

Deontay Wilder pernah mempertahankan gelar juara dunia WBC 10 kali sebelum akhirnya direnggut oleh Tyson Fury.

Dia memiliki rekor pertandingan impresif yang 42 kemenangan (41 KO), 1 hasil imbang, dan 1 kekalahan.

Bicara soal membuat lawan KO, Francis Ngannou juga tidak bisa diremehkan.

Petarung yang pernah berprofesi sebagai tukang ojek tersebut mencatat empat kemenangan KO pada ronde pertama secara beruntun di UFC.

Teranyar, Ngannou berhasil mengalahkan Jairzinho Rozenstruik dalam waktu 20 detik saja pada UFC 249 bulan Mei silam.

Baca juga: Pernah KO dalam 20 Detik, Petarung Ini Tak Kapok Lawan Francis Ngannou

Kemenangan itu lantas membuat Garcia terkesima melihat kemampuan bertarung Ngannou.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X