Kisah Suryo Agung yang Diminta Bob Hasan untuk Catatkan Waktu di Bawah 10,10 Detik

Kompas.com - 31/03/2020, 18:23 WIB
Suryo Agung Wibowo dari Indonesia berkompetisi di 100m putaran 1 putra 2 putra di kompetisi atletik di Asian Games ke-16 di Guangzhou pada 21 November 2010. AFP/FRANCOIS XAVIER MARITSuryo Agung Wibowo dari Indonesia berkompetisi di 100m putaran 1 putra 2 putra di kompetisi atletik di Asian Games ke-16 di Guangzhou pada 21 November 2010.

KOMPAS.com - Kabar meninggalnya Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Bob Hasan, pada Selasa (31/3/2020), membuat dunia olahraga Indonesia berduka.

Mantan sprinter Indonesia, Suryo Agung Wibowo, turut menyampaikan duka cita setelah mengetahui Bob Hasan meninggal dunia.

"Pastinya saya pribadi merasa kehilangan Pak Bob Hasan, sosok yang telah mendedikasikan hampir seluruh hidupnya dan apa yang dia punya untuk kemajuan olahraga atletik Indonesia, jadi saya sangat kehilangan," kata Suryo Agung kepada Kompas.com.

Eks sprinter yang sempat mendapatkan julukan manusia tercepat se-Asia Tenggara itu menyebut Bob Hasan sebagai panutan dalam hidupnya.

Baca juga: Rekam Jejak Bob Hasan Pimpin PASI hingga Antarkan Zohri Juara Dunia

Bob Hasan, kata Suryo Agung, tak pernah berhenti untuk memotivasi para atlet PB PASI untuk terus meningkatkan prestasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Intinya, Pak Hasan sosok yang tegas dan selalu memotivasi, sosok yang humble juga, tetapi sangat tegas," ucap Suryo.

Pria kelahiran Solo, Jawa Tengah itu juga menceritakan reaksi Bob Hasan setelah dirinya meraih medali emas SEA Games 2009 di Laos untuk nomor lari 100 meter.

Prestasi itu membuat Suryo mendapatkan predikat manusia tercepat se-Asia Tenggara karena kala itu sukses menorehkan rekor lari 10,17 detik.

Kini, rekor milik Suryo Agung telah dipecahkan oleh pelari asal Lombok, Nusa Tenggara Barat yang lebih muda darinya, Lalu Muhammad Zohri.

Suryo Agung mengungkapkan bahwa menyandang status manusia tercepat Asia Tenggara, Bob Hasan justru menyuruhnya untuk meraih catatan waktu di bawah 10,10 detik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BWF World Tour Finals: Beda dengan Pramudya, Yeremia Tak Pernah Nonton Video Lawan

BWF World Tour Finals: Beda dengan Pramudya, Yeremia Tak Pernah Nonton Video Lawan

Badminton
Peregangan Statis: Pengertian, Contoh, dan Manfaat

Peregangan Statis: Pengertian, Contoh, dan Manfaat

Sports
Usai Menangi Ballon d'Or, Lionel Messi Absen Latihan karena 'Gejala Muntaber'

Usai Menangi Ballon d'Or, Lionel Messi Absen Latihan karena "Gejala Muntaber"

Liga Lain
Filosofi Pencak Silat

Filosofi Pencak Silat

Sports
Tak Sangka Lolos ke BWF World Tour Finals, Pasangan India yang Kalah dari Marcus/Kevin Sampai Ubah Tiket Pesawat

Tak Sangka Lolos ke BWF World Tour Finals, Pasangan India yang Kalah dari Marcus/Kevin Sampai Ubah Tiket Pesawat

Badminton
Tanggapan Saddil Ramdani soal Rumor Gabung ke Arema FC

Tanggapan Saddil Ramdani soal Rumor Gabung ke Arema FC

Liga Indonesia
Nonton Piala AFF 2020 Pakai Tayangan 'Gretongan', Mau?

Nonton Piala AFF 2020 Pakai Tayangan "Gretongan", Mau?

Internasional
Jadwal Siaran Langsung BWF World Tour Finals, Greysia/Apriyani Buka Perjuangan Indonesia

Jadwal Siaran Langsung BWF World Tour Finals, Greysia/Apriyani Buka Perjuangan Indonesia

Badminton
Update Ranking BWF: Axelsen Kudeta Momota, Jonatan Gusur Lee Zii Jia

Update Ranking BWF: Axelsen Kudeta Momota, Jonatan Gusur Lee Zii Jia

Badminton
Alasan Liverpool Datangkan Kiper Legendaris Timnas Brasil sebagai Pelatih

Alasan Liverpool Datangkan Kiper Legendaris Timnas Brasil sebagai Pelatih

Liga Inggris
Terhindar dari Degradasi, Semen Padang Pasang Target Promosi ke Liga 1 Tahun Depan

Terhindar dari Degradasi, Semen Padang Pasang Target Promosi ke Liga 1 Tahun Depan

Liga Indonesia
Lakshya Sen, Tunggal Putra Termuda pada BWF World Tour Finals 2021

Lakshya Sen, Tunggal Putra Termuda pada BWF World Tour Finals 2021

Badminton
BWF World Tour Finals 2021, Ujian Kemampuan untuk Pramudya/Yeremia

BWF World Tour Finals 2021, Ujian Kemampuan untuk Pramudya/Yeremia

Badminton
Jadwal Liga Italia, AC Milan dan Inter Lawan Tim Papan Bawah

Jadwal Liga Italia, AC Milan dan Inter Lawan Tim Papan Bawah

Liga Italia
Kabar Terkini Proses Naturalisasi Sandy Walsh dkk: Pemeriksaan Dokumen, Target Rampung Awal 2022

Kabar Terkini Proses Naturalisasi Sandy Walsh dkk: Pemeriksaan Dokumen, Target Rampung Awal 2022

Liga Italia
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.