Marc Marquez Bisa Hadapi Situasi seperti Valentino Rossi 2010

Kompas.com - 28/08/2020, 18:00 WIB
Juara dunia MotoGP, Marc Marquez, menunjukkan perban di lengan kanannya pascamenjalani operasi untuk membenahi retak tulang humerus yang ia derita setelah kecelakaan highside pada MotoGP Spanyol, seri pembuka Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. TWITTER.com/marcmarquezJuara dunia MotoGP, Marc Marquez, menunjukkan perban di lengan kanannya pascamenjalani operasi untuk membenahi retak tulang humerus yang ia derita setelah kecelakaan highside pada MotoGP Spanyol, seri pembuka Kejuaraan Dunia MotoGP 2020.

Rossi baru saja kalah dalam dua seri balapan sebelumnya dari rekan setim dan rival beratnya, Jorge Lorenzo.

Baca juga: Rossi Bicara soal Peluang Fabio Quartararo Jadi Juara Dunia MotoGP 2020

Alhasil, Rossi dikatakan mengambil risiko lebih besar dari biasanya agar mendapat keuntungan menghadapi balapan utama di Mugello di mana Rossi telah mencatatkan 10 kemenangan sepanjang kariernya.

Rossi baru kembali pada MotoGP Jerman satu setengah bulan kemudian.

Hal ini serupa dengan Marquez yang mengalami crash di Sirkuit Jerez saat ia membalap lebih agresif dari biasanya.

Marquez, yang memulai balapan dari posisi ketiga di grid, sempat terpuruk ke posisi ke-17 usai kehilangan kendali motor RC213V-nya dan melebar ke area gravel.

Namun, Marquez kembali ke lintasan dan punya misi untuk menyalip satu per satu rider lain.

Ia bahkan sempat mencatatkan waktu lap tercepat dibanding para rider lain dengan catatan 1 menit 38,372 detik pada putaran ke-11.

Baca juga: Tanpa Marc Marquez, Repsol Honda Bisa Lewati Musim Terburuk di MotoGP

Naas, agresivitas berlebih ini berbuah crash highside pada lap ke-22 saat ia sudah mencapai posisi podium dan tengah mengejar Fabio Quartararo serta Maverick Vinales di depan.

Kembali ke Rossi. Dominasi The Doctor di MotoGP berakhir setelah musim 2010.

Valentino Rossi meraih tujuh gelar dari sembilan musim membalap di kelas premier 500cc dan MotoGP dari 2000 hingga 2009.

Akan tetapi, setelah musim 2010 hingga sekarang, Rossi gagal sekali pun merengkuh gelar Kejuaraan Dunia MotoGP lagi.

Emmett tidak berani mengatakan bahwa Marquez akan puasa gelar Kejuaraan Dunia lagi setelah ini.

"Kendati demikian, Marquez bakal menghadapi paddock berisi anak-anak muda berbakat yang telah kehilangan rasa takut menghadapinya," tulisnya.

"Kondisi akan menjadi jauh lebih sulit bagi Marc mulai titik ini."

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X