Dilema Yamaha pada Valentino Rossi, Berjasa Besar tetapi Juga "Penghambat" Prestasi

Kompas.com - 13/07/2020, 15:20 WIB
Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, menjajal Sirkuit Sepang dengan motor M1 spek 2020 pada hari kedua sesi tes pramusim, 8 Februari 2020. AFP/MOHD RASFANPebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, menjajal Sirkuit Sepang dengan motor M1 spek 2020 pada hari kedua sesi tes pramusim, 8 Februari 2020.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Graziano Rossi belum lama ini melontarkan kritik kepada Yamaha setelah pabrikan asal Jepang itu memutuskan mendepak Valentino Rossi dari tim utama.

Graziano adalah mantan pebalap yang juga ayah dari Valentino Rossi.

Bagi Graziano, Yamaha sudah mengkhianati atas semua pencapaian yang pernah dibuat Valentino Rossi pada masa lalu.

"Ada sedikit kebanggaan yang dikhianati setelah Valentino Rossi tergusur dari tim pabrikan Yamaha," kata Graziano Rossi, seperti BolaSport kutip dari Marca.

Baca juga: Valentino Rossi adalah Kebanggaan yang Dikhianati Yamaha

Ucapan Graziano bisa jadi benar jika mengacu ke masa lalu.

Rossi mulai bergabung di Yamaha pada tahun 2004.

Sebelum Rossi bergabung, Yamaha sempat mengalami masa kegelapan yang panjang.

Tim Garpu Tala itu sempat satu dekade lebih puasa gelar juara dunia sejak Wayne Rainey meraihnya pada tahun 1992.

Rossi datang ke Yamaha dengan membawa catatan manis.

Pada usia 25 tahun, The Doctor, julukan Rossi, sudah menorehkan lima gelar juara dunia, tiga di antaranya di kelas tertinggi yang diraihnya bersama Honda.

Baca juga: Bantuan Yamaha Setelah Membuang Valentino Rossi

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X