Pandemi Virus Corona Tak Surutkan Pengerjaan Sirkuit Mandalika MotoGP

Kompas.com - 02/05/2020, 16:10 WIB
Sirkuit Mandalika Foto: MGPASirkuit Mandalika

KOMPAS.com - Merebaknya penyebaran virus corona di Indonesia tidak menyurutkan proses pengerjaan Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang kelak akan dipakai untuk menggelar balapan MotoGP.

Menurut Chief Strategic Communication Officer Mandalika Grand Prix Association ( MGPA) Happy Harinto, proyek Sirkuit Mandalika terus berjalan.

Hanya saja, para pekerja beraktivitas dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah terkait virus corona.

Baca juga: MotoGP Terancam Digelar Tanpa Penonton, Rossi: Itu Memalukan!

"Untuk pengerjaan, sampai hari ini tetap berjalan sesuai target yang direncanakan. Kami ingin pengerjaan bisa selesai tepat waktu," kata Happy dalam rilis video wawancara yang diterima Kompas.com.

"Tak lupa juga, kami membuat sebuah standarisasi yaitu mengikuti protokol kesehatan yang diwajibkan pemerintah terkait Covid-19, serta yang disarankan oleh WHO (World Health Organization)."

Menurut Happy, progres keseluruhan pengerjaan Sirkuit Mandalika di Lombok sudah mencapai angka 30 persen.

Pekerjaan tanah yang telah dilakukan mencakup land clearing seluas 426.375 meter persegi atau 81,24 persen.

Selain itu, ada pemasangan pagar beton keliling sepanjang 5.177 meter atau 82,83 persen.

Kemudian, galian tanah untuk trek sebesar 180.824 meter kubik atau 79,71 persen, serta pekerjaan timbunan tanah yang mencapai 69.206 meter kubik atau 18,34 persen.

Happy memastikan bahwa pengerjaan Sirkuit Mandalika sesuai dengan petunjuk dari pihak Dorna (organisasi penyelenggara MotoGP) maupun Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM).

Baca juga: Pebalap MotoGP dan F1 Kelamaan di Rumah, Badannya Pegal-pegal

Ia juga membenarkan bahwa MGPA baru menyepakati perpanjangan kontrak dengan Dorna (organisasi penyelenggara balapan MotoGP).

Perpanjang kontrak antara Indonesia dan MotoGP terkait Sirkuit Mandalika pun menjadi 10 tahun, dari yang awalnya hanya 5 tahun.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X