Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/10/2022, 15:43 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Pemain drum Posan Tobing mengaku akan membawa masalahnya ke pengadilan jika band KotaK ogah bertemu dengannya dan membahas masalah performance royalty.

Posan menyebut bahwa ia seharusnya menerima royalti itu dalam setiap lagu KotaK yang ia ciptakan.

Adapun beberapa lagu KotaK yang ikut diciptakan Posan seperti “Pelan-pelan Saja”, “Masih Cinta”, “Selalu Cinta”, “Tinggalkan Saja”, “Cinta Jangan Pergi” hingga lagu “Kerabat KotaK”.

Baca juga: Posan Tobing ke KotaK: Lu Datang ke Gue, Sembuhin Hati Gue

“Jadi gue masih menunggu, gue juga belum tahu, tapi yang jelas enggak akan lama lagi. Gini ya, Cella, Chua, Tantri, gua sudah mediasi sama lu melalui media sosial karena gua enggak ada mau ke mana lagi gua cari lu, sudah,” kata Posan saat ditemui di kediamannya kawasan Cibubur, Depo, Jawa Barat, Selasa (4/10/2022).

“Jadi gue sudah mempersiapkan, ayo ketemu sama gue. Gua sudah setting kami ketemu, tapi kalau lu masih ngilang juga ya sudah biar pengadilan aja yang nyetting kita ketemu,” tambah Posan.

Lebih lanjut, Posan juga merasa sakit hati lantaran KotaK khususnya Cella dan Tantri membahas perihal pembagian gaji yang disampaikan di beberapa kanal YouTube.

Baca juga: Posan Tobing Marah kepada Band KotaK, Ada Apa?

Ditambah lagi, Tantri dan Cella yang telah mem-blokirnya di media sosial.

“Lu tahu enggak, setiap video yang lu keluarin di YouTube channel orang, itu nyakitin hati gue lho. Lu bilang bertiga saja baginya lebih enak, enakan begini, duitnya yang penting rata, kan itu namanya enggak rata,” ucap Posan.

“Lu nge-block gue, lu harus tanggung jawab sama apa yang lu bikin ke gue, itu saja. Kalau mau menyelesaikan masalah jangan di blak blok blak blok, kurang bagus,” tambah Posan.

Dengan tegas, Posan memperingatkan KotaK untuk segera menemuinya.

“Sudah, Tantri, Chua, Cella, datang ketemu gue. Gue masih kasih kesempatan, kita ngobrol. Inget ya kita ngobrol,” tegas Posan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+