Kompas.com - 26/09/2022, 19:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama kreator konten Arief Muhammad mendadak menjadi trending topic di Twitter pada Senin (26/9/2022).

Arief Muhammad ikut dikaitkan dengan masalah Es Teh Indonesia yang tengah menjadi sorotan usai salah satu produknya dikritik oleh seorang konsumen.

Konsumen bernama Gandhi itu memberi kritikan pedas di media sosial Twitter karena ia menilai produk minuman Es Teh Indonesia terlalu manis.

Baca juga: Selain Arief Muhammad, Hotman Paris Siap Beri Bantuan Hukum kepada Pegawai Alfamart

Tak melakukan klarifikasi, Es Teh Indonesia justru memberikan somasi untuk Gandhi.

Hingga akhirnya Gandhi meminta maaf atas kritikannya itu.

Menurut warganet, reaksi manajemen Es Teh Indonesia terhadap kritik itu terlalu berlebihan.

Warganet pun membandingkan cara rumah makan padang milik Arief Muhammad mengatasi kritikan pelayanan yang dialaminya.

Baca juga: Arief Muhammad Siap Beri Bantuan Hukum ke Pegawai Alfamart

Warganet menyebut tim public relation atau PR Arief Muhammad dinilai yang terbaik.

Hal itu diketahui dari Instagram Arief Muhammad. Ia mengutip twit pemilik akun @MohRyanPratama di Twitter.

PR terbaik sejauh ini masih di pegang tim PR nya brand2 Arief Muhammad sih,” tulis Ryan dalam twitnya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.