Kompas.com - 29/06/2022, 15:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi dangdut Dewi Perssik membantah soal dugaan campur tangan orangtua suaminya, Angga Wijaya, yang menjadi pemicu keretakan rumah tangganya.

Kuasa hukum Dewi Perssik, Sandy Arifin menegaskan, kabar tersebut merupakan cerita lama yang kembali viral di media sosial sehingga menimbulkan perspektif baru.

"Enggak ada itu mah. Itu kayaknya cerita-cerita lama deh," kata Sandy Arifin saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/6/2022).

Bukan hanya itu, Sandy Arifin juga membantah kabar bahwa Angga Wijaya mengajukan permohonan cerai karena tidak mendapat keturunan dari Dewi Persik.

"Enggak (karena keturunan), memang belum dikasih," ujar Sandy.

Baca juga: Ini Alasan Angga Wijaya Gugat Cerai Dewi Perssik

Sandy Arifin melanjutkan, Dewi Perssik dan Angga Wijaya memang pada dasarnya memutuskan untuk cerai secara baik-baik.

Begitu juga soal harta gana-gini dan orang ketiga dibantah Sandy Arifin.

"Enggak ada, enggak ada, harta gana-gini di dalam gugatan tidak ada sama sekali," tutur Sandy Arifin.

"Enggak, enggak ada orang ketiga, enggak ada gana-gini, enggak (bukan harta)," ucap Sandy Arifin melanjutkan.

Baca juga: Akan Hadir di Sidang Perdana Perceraian, Ini Alasan Dewi Perssik

Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Agama Jakarta Selatan, permohonan cerai atas nama Aang Angga Wijaya Bin Dahya Efendi dilayangkan terhadap Dewi Murya Agung Binti H. Moch Adil.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.