Kompas.com - 25/05/2022, 17:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Bene Dion Rajagukguk menjelaskan arti dan sejarah dari judul film terbarunya, Ngeri-Ngeri Sedap.

Sebelum meresmikan istilah tersebut sebagai judulnya, Bene mengaku sempat melakukan riset kecil-kecilan soal kemunculan Ngeri-Ngeri Sedap.

Istilah tersebut rupanya sudah muncul dan ramai dipakai di Sumatera Utara sejak era 1970-an.

Ngeri-Ngeri Sedap mulai populer secara nasional karena politisi Sutan Bhatoegana kerap mengucapkannya dalam wawancara bersama televisi.

Baca juga: 6 Fakta di Balik Pembuatan Film Ngeri Ngeri Sedap

"Ketika diwawancarai di televisi-televisi dia selalu menggunakan itu sehingga frasa itu menjadi nasional," kata Bene dalam konferensi pers film Ngeri-Ngeri Sedap di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Rabu (25/5/2022).

Namun saat ditelusuri lebih jauh, istilah Ngeri-Ngeri Sedap ternyata sering digunakan oleh para pencuri.

"Menurut sejarah konon ceritanya Ngeri-Ngeri Sedap ini istilah yang digunakan oleh maling, pencuri, atau copet. Jadi kalau ditanya, 'kayak mana kemaren? Ngeri-ngeri kali tapi ujungnya sedap," kata Bene.

Makna dari istilah itu ternyata juga cocok dengan isi dari cerita yang diangkat dan harapan Bene Dion untuk film barunya.

Baca juga: Main Film Ngeri Ngeri Sedap, Arswendi Nasution Jadi Bapak yang Pegang Teguh Adat Batak

"Kayaknya memang secara cerita banyak sekali unsur mengerikan yang dilakukan terutama oleh orangtua dan apa yang dibawa pulang setelah menonton adalah sesuatu yang kami harapkan sedap," kata Bene.

Ngeri-Ngeri Sedap sendiri dibintangi Arswendi Bening Nasution, Tika Panggabean, Boris Bokir, Indra Jegel, Lolox, dan Gita Chabita.

Film dari Visionari ini akan mulai tayang di bioskop-bioskop pada 2 Juni mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.