Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/09/2021, 07:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengacara kondang Hotman Paris meminta maaf pada pemilik Toko Rani dan Toko Ringgit di Blitar, Jawa Timur.

Permintaan maaf ini disampaikan Hotman Paris atas nama dua emak-emak yang terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara karena telah mencuri susu hingga minyak kayu putih.

Hotman Paris mengakui bahwa dua emak-emak pencuri susu telah melakukan kesalahan.

Baca juga: Kasus Shandy Aulia Vs Netizen Selesai, Hotman Paris Beri Pesan Begini

Keduanya terpaksa melakukan hal itu karena kondisi ekonomi yang menderita.

"2 Ibu ibu ini salah tapi maaf adalah obat dari semua kesalahan!!" tulis Hotman Paris sebagaimana dikutip Kompas.com dari Instagram @hotmanparisofficial, Rabu (8/9/2021).

"Atas nama 2 Ibu ibu ini Hotman minta maaf kepada pemilik toko atau supermarket!," kata dia.

Baca juga: Cara Hotman Paris Jaga Protokol Kesehatan demi Hindari Covid-19

Pengacara kondang itu bersedia jika dirinya harus memberikan uang ganti rugi pada pemilik toko selaku korban.

Ia bahkan meminta bantuan Kapolres untuk mempertemukan dirinya dengan para pemilik toko.

"Bila perlu Hotman ganti rugi pemilik toko yg barangnya dicuri!! Ada yg tau nomor kontak pemilik toko di malang ya?? Pak Kapolres tolong fasilitasi Hotman temu pemilik toko!," kata Hotman.

Baca juga: Cara Hotman Paris Tangkal Covid-19, dari Sauna hingga Tutup Lubang Telinga

Hotman juga mengajak pengikutnya di Instagram untuk ramai-ramai menyampaikan permintaan maaf pada pemilik toko yang telah dirugikan.

"Minta semua follower saya dm ke ig ku ini ucapkan minta maaf ke pemilik toko! Pemilik toko tdk salah sbg korban! Kita ramai ramai minta maaf ke pemilik toko!" tulis Hotman Paris.

Sebagai informasi, kasus yang disoroti oleh Hotman Paris ini menjadi perbincangan hangat warganet.

Baca juga: Alasan Shandy Aulia Pilih Hotman Paris Tangani Kasus Warganet yang Sebut Anaknya Kurang Gizi


Pasalnya, dua emak-emak yang bersekongkol mencuri susu, snack, minyak wangi, hingga minyak kayu putih dengan jumlah yang tidak sedikit terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun penjara.

Kedua emak-emak ini akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana.

Saat ini, pelapor yang merupakan korban tidak menyutujui upaya damai atau mediasi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dr. Hotman Paris SH M.Hum (@hotmanparisofficial)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+