Kompas.com - 15/06/2021, 17:27 WIB
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (24/5/2021). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISIMantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (24/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Roy Suryo, Pitra Romadoni Nasution menanggapi klarifikasi Lucky Alamsyah perihal unggahan Instagram ihwal tabrak lari beberapa waktu lalu.

Pitra mengatakan, lebih baik Lucky Alamsyah memberikan klarifikasi ke pihak penyidik Polda Metro Jaya.

"Semestinya yang bersangkutan klarifikasi ke hadapan penyidik untuk tidak menimbulkan kabar simpang siur," ujar Pitra dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (15/6/2021).

Untuk diketahui, pada hari ini Lucky Alamsyah menggelar jumpa pers secara daring untuk menjelaskan kronologi peristiwa yang diklaim sebagai tabrak lari.

Dalam jumpa pers tersebut, Lucky Alamsyah juga sempat meminta maaf karena unggahan Instagram Story-nya membuat gaduh masyarakat.

Baca juga: Lucky Alamsyah Mengaku Kecewa dengan Sikap Roy Suryo

Kendati demikian, Lucky Alamsyah menggarisbawahi, permintaan maaf tersebut bukan ditujukan untuk Roy Suryo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Iya, memang RS yang minta bersangkutan meminta maaf kepada masyarakat," ujar Pitra kepada Kompas.com, Selasa.

Saat ditanya apakah Roy Suryo legowo dengan permintaan maaf Lucky Alamsyah yang tidak ditujukan langsung kepadanya, Pitra enggan menjawab.

"Nanti lihat dulu ya setelah yang bersangkutan dimintai keterangan (polisi)," kata Pitra.

Untuk diketahui, Roy Suryo telah melaporkan Lucky Alamsyah ke Polda Metro Jaya pada Senin (24/5/2021).

Baca juga: Kronologi Versi Lucky Alamsyah yang Mengaku Korban Tabrak Lari Roy Suryo

Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/2669/V/YAN.2.5/2021/SPKT PMJ atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan pemutarbalikan fakta.

Dalam laporan itu, Lucky Alamsyah disangkakan dengan Pasal 27 Ayat (3) juncto Pasal 45 Ayat (3) Undang Undang RI Nomor 19 Tahun 2026 Tentang Perubahan Atas Undang Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE.

Selain itu, Lucky Alamsyah juga disangkakan dengan Pasal 310 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 311 KUHP.

Diberitakan sebelumnya, Lucky Alamsyah sempat membuat unggahan di media sosial. Ia menyesali tindakan pelaku tabrak lari yang disebutnya sebagai mantan menteri pada 22 Mei 2021.

Baca juga: Bantah Pansos, Lucky Alamsyah: Saya Mementingkan Kompetensi


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.