Kompas.com - 06/05/2021, 09:44 WIB
Mark Sungkar usai keluar dari Gedung Kejaksaan Agung RI, kawasan Jakarta Selatan, Rabu (4/5/2021). KOMPAS.com/Revi C Rantung Mark Sungkar usai keluar dari Gedung Kejaksaan Agung RI, kawasan Jakarta Selatan, Rabu (4/5/2021).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa perkara korupsi Mark Sungkar resmi menjadi tahanan kota setelah Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta mengabulkan permohonannya.

Penetapan tahanan kota Mark Sungkar mulai berlaku Rabu (5/5/2021).

Mark Sungkar tampak meninggalkan Gedung Kejaksaan Agung RI pada Rabu sore kemarin.

Mengenakan pakaian berwarna putih dan peci putih, Mark Sungkar juga tampak meladeni para awak media.

Baca juga: Alasan Kemanusiaan, Mark Sungkar Jadi Tahanan Kota Perkara Korupsi

Kompas.com merangkum beberapa pernyataan Mark Sungkar setelah menjadi tahanan kota.

1. Ucapkan terima kasih

Mark Sungkar bersyukur karena telah keluar dari tahanan dan berterima kasih kepada pihak-pihak atas doa dan dukungan mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sekaligus saya berterima kasih kepada seluruh sahabat, teman, pejabat tinggi maupun tetangga, istri, maupun semua keluarga yang mendoakan yang berusaha untuk mengurangi beban saya sehingga saya tidak lagi ditahan di dalam. Jadi tahanan luar,” kata Mark Sungkar, Rabu.

Baca juga: Jadi Tahanan Kota, Mark Sungkar: Saya Berterima kasih

“Dan saya mohon maaf apabila ada kesalahan, tutur kata saya yang kurang baik selama ini. Di bulan yang suci, saya mohon maaf lahir dan batin,” tutur Mark Sungkar.

2. Ingin memeluk keluarga

Selain mengungkapkan ucapan syukur, ayah dari Shireen Sungkar ini juga mengaku senang lantaran bisa kembali berkumpul dengan keluarga.

“Yang penting sekarang sudah bisa pulang. Saya bisa berjabat tangan, meluk, istri, cucu, tidak fiktif lagi, itu sajalah,” kata Mark Sungkar.

Baca juga: Pulang ke Rumah, Mark Sungkar Ingin Peluk dan Cium Keluarga

Namun Mark menolak mengungkap lokasi tempat tinggalnya selama menjadi tahanan kota.

“Tinggalnya saya tidak boleh memberi tahu,” ujar Mark Sungkar.

3. Larang Shireen dan Zaskia Sungkar menjemput

Zaskia dan Shireen Sungkar tidak menjemput ketika Mark Sungkar keluar dari tahanan. Mark hanya ditemani istrinya.

Mark mengakui dia melarang Shireen dan Zaskia untuk menjemput.

“Memang saya larang (jemput), jadi istri yang menjemput,” ucap Mark Sungkar.

Baca juga: Mark Sungkar Larang Shireen Sungkar dan Zaskia Sungkar Menjemput

4. Zaskia dan Shireen Sungkar jadi penjamin

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer, mengungkap beberapa pertimbangan Mark Sungkar dijadikan tahanan kota.

“Pertimbangan dari Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, adalah berdasarkan adanya permohonan dari tim penasehat hukum terdakwa Mark Sungkar,” kata Leonard.

Baca juga: Mark Sungkar Jadi Tahanan Kota, Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar Jadi Penjamin

“Kemudian adanya jaminan dari kedua anak terdakwa,” ujar Leonard menambahkan.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X