Kompas.com - 03/05/2021, 11:03 WIB
Desiree Tarigan, Priyanka, dan kuasa hukumnya di Polres Jakarta Selatan, Senin (3/5/2021). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI Desiree Tarigan, Priyanka, dan kuasa hukumnya di Polres Jakarta Selatan, Senin (3/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Desiree Tarigan dijadwalkan diperiksa sebagai saksi atas laporan ibundanya, Muliana Tarigan, terhadap Hotma Sitompoel di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (3/5/2021).

Anak kedua Desiree, Prianka, juga diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan penyerobotan lahan tanah.

Pantauan Kompas.com, Desiree Tarigan tiba ke Polres Jakarta Selatan pada pukul 10.26 WIB.

Baca juga: Ragukan Pernyataan Ibunda Desiree, Kuasa Hukum Hotma Sitompoel: Mengingat Saja Susah

Tidak sendiri, ibunda Bams Eks Samsons itu juga ditemani oleh kuasa hukum dan beberapa rekan yang lainnya.

"Ya hari ini kita diundang untuk panggilan dari Polres, laporan Nyonya Tarigan alias Ribu untuk interview," kata kuasa hukum Desiree Tarigan, Randy Ozora Siregar, di Polres Jakarta Selatan, Senin.

Tidak banyak yang dibicarakan, mereka semua langsung memasuki gedung Polres Jakarta Selatan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pesan Ibunda Desiree Tarigan: Hotma Jangan Ganggu Saya dan Anak Saya

Untuk diketahui, laporan Muliana Tarigan terhadap Hotma Sitompoel merupakan buntut dari prahara rumah tangga mereka berdua.

Pada saat itu, Desiree mengaku diusir oleh Hotma dari rumah yang diklaim telah ditempati selama 22 tahun.

Hotma juga dilaporkan oleh ibunya Desiree, Muliana Tarigan, atas kasus dugaan penyerobotan lahan rumah ke Polres Jakarta Selatan pada 7 April 2021 dengan Pasal 167 KUHP juncto Pasal 365 KUHP.

Baca juga: Ibu Desiree Tarigan Minta Hotma Sitompoel Kembalikan Tanah Miliknya dan Relakan Perpisahan

Masih menyangkut perseteruan tersebut, Desiree beserta putranya, eks Bams Samsons, dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 7 April 2021 oleh eks Asisten Rumah Tangga (ART), Irni, atas kasus dugaan perampasan kemerdekaan.

Laporan bernomor TBL/1839/IV/YAN.2.5/2021/SPKT PMJ itu menyangkakan dengan Pasal 333 KUHP juncto Pasal 30 Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X