Kompas.com - 27/04/2021, 21:15 WIB
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Alvin Yunata mengungkap kesulitan saat menggarap film dokumenter Gelora Magnumentary: Saparua.

Dalam perbincangan dengan Kompas.com, Alvin mengakui yang paling sulit adalah mencari narasumber dari pendiri Gedung Saparua.

Menurut Alvin, proses pencarian itu memakan waktu yang cukup lama.

Baca juga: Alasan Pembuatan Film Dokumenter Gelora Magnumentary: Saparua

“Arsiteknya susah, ya tentu saja gue menggunakan semua jalur yang gue punya. Info-info gue kumpulin, itu pun enggak lengkap,” kata Alvin via Zoom, Selasa (27/4/2021).

“Tapi, untuk memperlengkap, gue sampai ngubek-ngubek koran-koran lokal diperkirakan tahun segitu, jadi gue dapat perkiraan dulu nih. Sekitar tahun berapa, gue nemu tahunnya lalu gue cari di tahun tersebut,” tambah Alvin.

Proses syuting film dokumenter Gelora Magnumentary: Saparua tidak membutuhkan waktu lama, sekitar dua minggu.

“Jadi dokumenter itu kalau syuting tuh enggak terlalu ini ya, dokumenter itu data collecting. Tapi bagaimana Alvin berjuang mencari tanggal dibangunnya gedung Saparua,” tutur Edy Khemod.

Film dokumenter garapan sutradara Alvin Yunata ini mengambil perspektif sebuah gedung di Bandung bernama Saparua.

Gedung ini menjadi saksi bisu hadirnya sejarah pergerakan musik metal, rock dan masih banyak lagi sejak 1970-an hingga 1990-an.

Sam Bimbo, Arian13 (vokalis Seringai), Dadan Ketu (manajer Burgerkill), Eben (gitaris Burgerkill), Suar (eks vokalis Pure Saturday), dan lain-lain bakal mengisahkan Saparua dalam film dokumenter ini.

Rencananya, film dokumenter musik Gelora Magnumentary: Saparua bakal hadir pada Juni 2021 mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.