Kompas.com - 19/01/2021, 08:28 WIB
Deddy Corbuzier saat menceritakan kenangan bersama Syekh Ali Jaber Tangkapan layar YouTube TRANS7 OFFICIALDeddy Corbuzier saat menceritakan kenangan bersama Syekh Ali Jaber

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepergian pendakwah Syekh Ali Jaber membawa duka bagi banyak orang, tak terkecuali dengan Deddy Corbuzier yang sempat berdialog langsung di podcast-nya.

Deddy menangis ketika mendengar kabar Syekh Ali Jaber meninggal. Bagaimana kesan Deddy dan ceritanya tentang Syekh Ali Jaber? Simak rangkumannya berikut.

Merasa spesial bisa bertemu

Deddy merasa spesial bisa bertemu langsung dengan Syekh Ali Jaber.

Baca juga: Berlinang Air Mata, Deddy Corbuzier: Syekh Ali Jaber Dipanggil Terlalu Cepat

"Saya merasa spesial karena bisa kenal dan bertemu beliau, bisa shalat bareng beliau dan dengar beliau. Tapi sekarang enggak ada lagi," kata Deddy.

Meninggalkan banyak hal positif

Sebelum meninggal dunia Syekh Ali Jaber telah mengajarkan banyak hal positif dalam hidup manusia.

Deddy juga ingat betul ketika Syekh Ali Jaber mengatakan hanya akhlak manusia yang akhirnya nanti dinilai.

Baca juga: Deddy Corbuzier Berlinang Air Mata Mengenang Sosok Syekh Ali Jaber

"Beliau enggak meninggalkan kita begitu aja, tapi meninggalkan kita dengan arti," ucap Deddy Corbuzier.

Tangis Deddy ingat sosok Syekh Ali Jaber

Deddy tak bisa menutupi rasa kehilangannya saat pertama kali mendengar kabar meninggalnya Syekh Ali Jaber di usia 44 tahun.

"Tapi tiba-tiba beliau enggak ada aja gitu hari ni. Orang yang sebaik itu, yang mencoba untuk membuat Indonesia lebih baik, Pancasila NKRI menjadi indah gitu,” tutur Deddy sambil terisak.

Baca juga: Deddy Corbuzier Merasa Spesial Bisa Kenal Dekat dengan Syekh Ali Jaber karena Hal Ini

Ungkap alasan Syekh Ali Jaber datangi podcast-nya

Setelah insiden penusukannya, Syekh Ali Jaber langsung meminta muncul di podcast Deddy Corbuzier.

Alasannya hanya satu, dia tidak ingin terjadi peperangan.

Baca juga: Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Deddy Corbuzier: Tidak Ada Rasa Sakit di Surga

"Dia mau segera mungkin beritakan pada orang. 'Enggak apa-apa. Itu sudah nasib saya, itu urusan saya sama Allah. Jangan sampai Indonesia perang hanya karena satu manusia ditusuk'," tutur Deddy.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X