Kompas.com - 15/01/2021, 15:43 WIB
Irfan Hakim usai mengikuti prosesi pemakaman Syekh Ali Jaber. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALIrfan Hakim usai mengikuti prosesi pemakaman Syekh Ali Jaber.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendakwah Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada Kamis (14/1/2021) sekitar pukul 08.30 WIB.

Mendengar kabar tersebut, pembawa acara Irfan Hakim mengaku kaget dan tak bisa menahan tangis.

Pasalnya, Irfan memang sudah lama tidak bertemu Syekh Ali Jaber. Mengingat, sang pendakwah harus menjalani perawatan kesehatan usai dinyatakan positif Covid-19.

Di sisi lain, Irfan Hakim juga sempat terpapar Covid-19. Meskipun, sudah dinyatakan sembuh.

Meski begitu, Irfan Hakim mengaku beruntung sempat bertemu langsung dengan Syekh Ali Jaber sebelum dikebumikan.

Baca juga: Tangis Irfan Hakim Pecah, Khawatir Tularkan Covid-19 karena Hal Ini

Irfan Hakim merasa beruntung karena menjadi orang yang terakhir dibolehkan masuk ke ruang ICU untuk melihat Syekh Ali Jaber untuk yang terakhir kallinya.

"Saya jadi merasa sangat beruntung diizinkan masuk ke ruang ICU. Saya melalui istrinya bisa melihat secara langsung wajah beliau," ujar Irfan Hakim seperti dikutip dalam kanal YouTube Cumicumi, Jumat (15/1/2021).

Usai melihat jenazah Syekh Ali Jaber di ruang ICU, Irfan ikut membawa guru spiritualnya itu ke rumah untuk disemayamkan.

Saat itu, menurut Irfan, jenazah Syekh Ali Jaber seperti orang tertidur yang sedang tersenyum bahagia.

"Kemudian dibawa ke rumah beliau, protokol kesehatan kan sangat ketat sekali, ketemu keluarga besarnya. Saya melihat wajah beliau, wajah yang penuh bahagia, senyum beneran, senyum," ujar Irfan Hakim.

Baca juga: Bahagia Sembuh dari Covid-19, Irfan Hakim Teriak Girang Pakai HT

Pria kelahiran Bandung ini mengatakan bahwa hubungannya dengan Syekh Ali Jaber tak sekadar sahabat.

Irfan Hakim mengatakan sudah seperti keluarga layaknya kakak dan adik dengan Syekh Ali Jaber.

Keduanya mengenal sudah sejak delapan tahun silam. Tak heran bila Irfan Hakim syok dan berkali-kali menangis.

“Alhamdulillah saya bersyukur sekali masih dianggap keluarga dekat, bukan hanya saya saja. Tim saya pun langsung diberikan kesempatan untuk melihat wajah almarhum untuk terakhir kalinya,” ungkap Irfan Hakim.

Baca juga: Irfan Hakim Akui Positif Covid-19


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X