Kompas.com - 28/12/2020, 19:56 WIB
Atta Halilintar berbagi cerita soal YouTubenya Tangkapan layar Yuni Shara ChannelAtta Halilintar berbagi cerita soal YouTubenya

JAKARTA, KOMPAS.comAtta Halilintar bisa disebut sebagai YouTuber tersukses di Asia Tenggara.

Bersama penyanyi Yuni Shara, ia mengungkap ceritanya berkiprah di YouTube selama kurang lebih enam tahun. 

Menurut dia, di Indonesia, para YouTuber tidak boleh sepenuhnya berharap pada adsense.

Baca juga: Rayakan Hari Ibu, Atta Halilintar Beri Kejutan Hadiah Iphone 12 Pro Max Terbaru

"Kalau anggapan orang, kan semua lagi pada mau jadi YouTuber kan, sebenarnya kalau penghasilan, dari adsense itu gede. Tapi kan di berita itu disebutkannya besar sekali, padahal enggak selalu," kata Atta dikutip Kompas.com dari kanal YouTube Yuni Shara Channel, Senin (28/12/2020).

"Kalau di Indonesia kita enggak bisa pegangan sama adsense terus," lanjutnya.

Kekasih Aurel Hermansyah ini mengaku penghasilannya sendiri tidak sepenuhnya dari adsense YouTube.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sebelum Berikan Hadiah, Atta Halilintar Iseng Kerjai Ibunya

"YouTube itu 'kan sekarang jadi media industri. Itu yang mungkin bisa besar. Tapi, enggak selalu dari adsense. Aku enggak semua dari YouTube, tapi bisa lewat bisnis, endorse, karena aku emang suka bisnis," tutur Atta., 

Sejauh pantauan Kompas.com, subscriber Atta Halilintar telah mencapai 26,1 juta.

Baca juga: Rayakan Hari Ibu, Atta Halilintar Beri Hadiah Ponsel iPhone Terbaru


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X