Omesh Tolak Tawaran Jadi Calon Bupati Sukabumi?

Kompas.com - 27/10/2020, 19:16 WIB
Presenter Ananda Omesh saat ditemui dalam sebuah acara di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAPresenter Ananda Omesh saat ditemui dalam sebuah acara di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah pembawa acara Imam Darto kerap melabeli Ananda Omesh sebagai calon Bupati Sukabumi dalam Podkesmas, rupanya hal itu dianggap serius oleh beberapa pihak.

Bahkan, Omesh sendiri mengakui banyak mendapat tawaran dari partai politik dan ormas gara-gara celetukan Imam Darto.

Akan tetapi, bintang film Mama Cake ini belum mau menerima tawaran politik tersebut.

Omesh juga menegaskan tak pernah berbicara soal pencalonan sebagai calon Bupati Sukabumi.

"Jadi Bupati Sukabumi, enggak," ujar Omesh dikutip Kompas.com dalam YouTube Augie Fantinus, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Asal Usul Nama Podkesmas dan Awal Mula Terbentuk, untuk Gibah?

"Saya enggak pernah ngomong apapun sama sekali. Yang pertama keluar kata-kata 'Omesh mau jadi calon Bupati, Omesh mau nyalonin, Omesh DPR, Sukabumi 01', itu Darto," kata Omesh menjelaskan.

Omesh tak menyangka apabila ceplosan dari host The Comment tersebut bisa membuat banyak pihak salah kaprah.

Meski demikian, suami Dian Ayu ini mengaku dapat dukungan dari partai hingga ormas.

"Partai, ormas sih ada yang support. Saya cuma bisa bilang 'Darto goblok'," ujar Omesh dengan nada seolah kesal.

Baca juga: Omesh Didukung Sejumlah Parpol dan Ormas gara-gara Celetukan Imam Darto soal Calon Bupati

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X