Kompas.com - 23/09/2020, 11:20 WIB
Kobe Bryant dengan handuk di pundaknya, saat memberikan sambutan dalam pertandingan terakhirnya bersama Lakers. REPRO BIDIK LAYAR VIA cbssports.comKobe Bryant dengan handuk di pundaknya, saat memberikan sambutan dalam pertandingan terakhirnya bersama Lakers.

JAKARTA, KOMPAS.com - Vanessa Bryant menuntut Kepala Kepolisian Los Angeles, Alex Villanueva, dan anggotanya karena menyebarkan foto kecelakaan helikopter Kobe Bryant tanpa seperizinannya.

Diketahui, Kobe Bryant dan putrinya, Gianna Bryant, tewas dalam sebuah kecelakaan helikopter pada Januari 2020.

Setelah tragedi tersebut foto dari tempat kejadian perkara diduga tersebar di dunia maya.

Baca juga: Taylor Swift Kirim Cardigan dan Album Folklore untuk Anak Mendiang Kobe Bryant

Vanessa Bryant mengaku bingung karena ia sendiri belum dikontak oleh pihak berwajib tentang peristiwa kecelakaan helikopter yang menewaskan suami dan putrinya.

"Tidak kurang dari delapan deputi sheriff di lokasi kecelakaan, mengeluarkan ponse pribadinya dan mengambil foto anak-anak yang meninggal, orangtua, dan pelatihnya. Para deputi ini mengambil foto untuk kepuasan pribadinya," bunyi tuntutan yang dilayangkan oleh Vanessa.

Baca juga: Kisah Hidup Kobe Bryant Siap Difilmkan

Vanessa Bryant juga merasa kesal karena para penegak hukum yang tidak terlibat dalam kasus itu berbagi foto kecelakannya.

Alex Villanueva dituntut karena tidak melakukan investigasi lebih dalam terkait foto yang menyebar di dunia maya.

Sebaliknya, Alex justru hanya meminta para deputi untuk menghapus foto itu agar tidak mendapat hukuman.

Baca juga: Ucapan Dukacita Selebritas Internasional untuk Kobe Bryant

Sehubungan dengan gugatan itu, Kepolisian Los Angeles akhirnya merilis pernyataan resmi pada Selasa (22/9/2020).

"Tak lama setelah kecelakaan tragis itu, Sheriff Villanueva membuat pengambilan foto atau membagikan foto tidak resmi seperti ini sebagai sebuah kejahatan untuk keamanan publik," bunyi pernyataan resmi Kepolisian LA seperti dikutip EOnline, Rabu (23/9/2020).

"Sebagai hasilnya dari tindakan cepat yang kami ambil, tidak ada foto yang masuk ke arena publik. Kami terus menyampaikan rasa simpati kami kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan," sambungnya.

Gugatan pertama yang dilayangkan oleh Vanessa Bryant terhadap Alex Villanueva dan anggotanya terjadi pada bulan Mei.

Sayangnya, pada saat itu mereka tidak menuliskan kerugian atau dampak buruk dari penyebaran foto kecelakaan yang merenggut nyawa Kobe Bryant dan delapan korban lain termasuk putrinya, Gianna Bryant.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber EOnline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.