Kompas.com - 27/08/2020, 17:12 WIB
Martin Freeman dan Benedict Cumberbatch dalam serial drama kriminal Sherlock (2010). Hartswood FilmsMartin Freeman dan Benedict Cumberbatch dalam serial drama kriminal Sherlock (2010).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca perilisannya di tahun 2010, serial besutan Steven Moffat dan dan Mark Gattis, Sherlock meraih ulasan positif dari sejumlah kritikus.

Diadaptasi dari kisah dalam novel legendaris Sir Arthur Conan Doyle, Sherlock menghadirkan aksi duo Holmes dan Watson dalam memecahkan misteri di London abad ke-21.

Sherlock (Benedict Cumberbatch), detektif konsultan paling populer di London, dikenal memiliki kemampuan berpikir yang jauh di atas orang-orang kebanyakan.

Baca juga: Sinopsis The Society, Sekumpulan Remaja Bertahan Hidup di Kota Mati, Tayang di Netflix

Dalam memecahkan kasus kriminal, Sherlock kerap menggunakan metode deduksi yang tingkat keakuratannya sangat tinggi.

Meski demikian, beberapa orang beranggapan Sherlock merupakan sosok pria aneh yang dingin dan tidak memiliki empati.

Berbeda dengan sang detektif, Dr. John Watson (Martin Freeman) dikenal sebagai sosok yang jauh lebih hangat dibandingkan rekannya itu.

Baca juga: Trailer Enola Holmes, Millie Bobby Brown Pecahkan Kasus Misteri Pertama

John merupakan mantan dokter yang bertugas bersama Royal Army Medical Corps di Afghanistan. 

Kepulangannya ke London menjadi awal pertemuannya dengan Sherlock Holmes, yang saat itu tengah mencari seseorang untuk mengisi satu kamar di Baker Street.

Ketertarikan John pada kasus-kasus yang ditangani Sherlock membuat sang detektif merekrutnya sebagai partner.

Baca juga: Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Dari sini, keduanya mulai menjalin kerjasama dengan Detektif Scotland Yard, Greg Lestrade (Rupert Graves) dan ahli patologi St. Barts, Molly Hooper (Louise Brealey).

Dalam kasus pertama mereka, Sherlock dan John menyelidiki misteri di balik kematian wanita berbaju merah muda.

Dia meninggalkan pesan "Rache" tepat di samping tubuhnya.

Apakah mereka berhasil memecahkan teka-teki tersebut? 

Simak aksi menegangkan duo detektif konsultan ini dalam serial drama kriminal Sherlock di platform streaming Netflix.

Baca tentang

Sumber imdb
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X