Kompas.com - 22/04/2020, 16:06 WIB
Artis peran Nafa Urbach saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAArtis peran Nafa Urbach saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Nafa Urbach mengkritik pedas perkembangan sinetron di Indonesia.

Sebagai artis yang juga sudah membintangi sejumlah judul sinetron, Nafa Urbach menilai jalan cerita yang dibuat dan waktu syuting menjadi kendala bagi para sineas untuk menghasilkan sinetron yang apik.

"Karena mereka gini loh kadang-kadang mereka itu suka dikejar-kejar sama waktu karena stripping. Sudah stripping bikin ceritanya ribetnya bukan main, nanti ada adegan tabrakanlah, yang ditabrak truklah, apa segala macam," kata Nafa Urbach saat dihubungi Kompas.com, Selasa (21/4/2020) petang.

Baca juga: Nafa Urbach: Pelan-pelan Sinetron Indonesia Bisa Ditinggal Penonton yang Beralih ke Drama Korea

Dengan keterbatasan waktu, kualitasnya pun menjadi sekadarnya.

"Itu kan enggak bisa cuma diambil sembarangan aja. Karena industri dan karena stripping, dikejar waktu, dikejar anggaran produksi, akhirnya jadinya jeleknya luar biasa," ujar dia.

Ujung-ujungnya, masyarakat Indonesia mulai mencari tontonan lain di layanan streaming yang berisi konten luar negeri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Nafa Urbach: Sinetron Indonesia Bisa Ditinggalkan Penonton bila Tak Bikin Gebrakan

"Nah itulah yang membuat penonton kita akhirnya pelan demi pelan, sedikit demi sedikit menjauh dan mereka melirik si streaming ini," imbuhnya.

Mantan istri Zack Lee ini mengakui dirinya sendiri sudah tidak menyaksikan sinetron Indonesia dari beberapa waktu yang lama.

Sebelumnya, pada Senin lalu Nafa mengungkapkan keresahannya itu di Insta Story akun Instagram-nya @nafaurbach.

Nafa juga meminta pendapat warganet dan menyimpulkan saat ini sudah banyak penonton Indonesia yang beralih ke drama Korea.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.