Kuasa Hukum Bantah Vicky Prasetyo Minta Harta Gana-gini pada Angel Lelga

Kompas.com - 27/01/2020, 15:27 WIB
Kuasa hukum Vicky Prasetyo, Sri Daaren saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI Kuasa hukum Vicky Prasetyo, Sri Daaren saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Vicky Prasetyo, Sri Dharen menegaskan bahwa kliennya hanya ingin bercerai dari Angel Lelga.

Kemudian, Sri Dharen membatah pernyataan bahwa Vicky Prasetyo meminta harta gana-gini dari pernikahannya dengan Angel Lelga.

"Intinya Mas Vicky tetap konsisten dari awal beliau ingin bercerai. Beliau tidak ingin mempertahankan pernikahan ini juga," kata Sri Dharen saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020).

Baca juga: Vicky Prasetyo dan Angel Lelga Mangkir, Sidang Mediasi Perceraian Kembali Ditunda

"Mengenai harta gana-gini beliau tidak ingin mengklaim apapun dalam konteks gana-gini. Beliau hanya ingin bercerai putus selesai," kata Dharen melanjutkan.

Sebelumnya diberitakan, Angel Lelga menyebut suaminya Vicky Prasetyo masih meminta harta gana-gini sebelum bercerai.

Bahkan, Angel Lelga mengatakan bahwa Vicky Prasetyo hanya mengincar hartanya saja.

"Sekarang ada permasalahan nilai dia (Vicky) minta harta gono gini. Saya tanya, harga diri dia sebagai laki-laki di mana?" ujar Angel Lelga saat dijumpai di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2020) lalu.

Baca juga: Angel Lelga Mengaku Tak Pernah Dinafkahi Vicky Prasetyo Selama Menikah

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X