Addie MS: Kevin Aprilio Pernah Jualan Nasi Uduk hingga Penyewa Topi

Kompas.com - 14/01/2020, 22:14 WIB
Musisi Addie MS saat ditemui di kawasan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISIMusisi Addie MS saat ditemui di kawasan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Musisi Addie MS mengatakan, anak sulungnya Kevin Aprillio berbakat dalam bidang bisnis.

Hal itu terlihat Addie MS saat Kevin pernah menjadi penjulan nasi uduk saat duduk di bangku pendidikan Sekolah Dasar (SD).

Addie MS pun menceritakan bagaimana seorang Kevin bisa berdagang menjadi tukang nasi uduk.

Baca juga: Addie MS Ungkap Rencana Pernikahan Kevin Aprilio

Katanya, setiap berangkat ke sekolah, Kevin selalu mampir ke penjual nasi uduk di pinggir jalan. Uang jajannya pun habis.

"Dia bawa, taruh di loker, kan gurunya beberapa bule-bule ya, itu jadi langganannya," ungkap Addie MS saat ditemui di kawasan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).

Sementara, untuk mendapatkan pelanggan yang lain seperti teman sekelasnya, kata Addie, Kevin sengaja makan nasi uduk di depan teman-temannya.

"Begitu lihat Kevin makan nasi uduk, pada nanya, 'apa itu vin?', 'enak enggak?' Akhirnya setiap pulang sekolah dia bawa uang Rp 50 ribu dan Rp 20 ribu," ungkapnya.

Baca juga: Kevin Aprilio Kerja Serabutan demi Lunasi Utang Rp 17 Miliar

"Itu bakat bisnisnya ternyata dari situ," tambahnya.

Kevin Aprilio saat ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (22/6/2019).KOMPAS.com/IRA GITA Kevin Aprilio saat ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (22/6/2019).

Selain menjadi penjual nasi uduk, sewaktu kelas lima SD Kevin menjadi penyewa topi.

Topi yang dibawanya itu merupakan cendera mata sewaktu mengikuti beberapa kegiatan.

Addie mengatakan, Kevin membawa topi dengan jumlah yang banyak untuk disewakan.

"Pas kelas lima SD dia udahan nyewain topi, misalkan olahraga enggak ada yang bawa topi gitu ya, kalo ada job kan sering dapet suvenir, dia bawa, dia sewain Rp 500 perak deh," katanya.

Bakat bisnisnya menjamur ke diri Kevin. Ia sempat memanfaatkan momen saat pamannya tengah pegal selepas kerja.

"Kalau paman-pamannya pegal, minta pijetin, 'boleh om tapi bayar', 100 perak, 200 perak, enggak apa apa, yang penting bayar. Ini udahan komersial, dari kecil komersial," ungkapnya.

Meski begitu, sebagai orangtua, Addie MS tetap mendukung Kevin menekuni bidang apapun, baik itu bisnis maupun musik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X