Kompas.com - 13/12/2019, 21:34 WIB
Nikita Mirzani saat dijumpai dikawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (13/12/2019). KOMPAS.com/Revi C Rantung Nikita Mirzani saat dijumpai dikawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (13/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com- Belum lama ini, pembawa acara Nikita Mirzani sempat didatangi pihak PLN (Persero) lantaran tagihannya membengkak.

Saat itu, tagihan PLN yang mesti dibayarkan Nikita Mirzani mencapai Rp 26 juta sebulan.

Pada akhirnya, Nikita Mirzani melakukan pertemuan dengan pihak PLN.

Baca juga: PLN Datangi Rumah Nikita Mirzani Selesaikan Tagihan Listrik Rp 26 Juta

Dia menyebut permasalahan itu telah diselesaikan.

"Tagihan listrik alhamdulillah kemarin orang PLN sudah datang ke rumah, sudah dikasih tahu ternyata Rp 26 juta itu dikalkulasikan,” kata Nikita Mirzani saat dijumpai di kawasan Tendean, Jakarta Selatan pada Jumat (13/12/2019).

Niki kembali mengatakan bila tagihan tersebut merupakan kesalahan PLN.

“Jadi ada kesalahan orang PLN ini, pure kesalahan orang PLN. Jadi meteran itu enggak sesuai sama yang gue bayarin," ujarnya.

Baca juga: Tagihan Listrik Rp 26 Juta, Nikita Mirzani: Kalau Masuk Akal Gue Bayar

Tidak hanya itu, Niki membeberkan bila kesalahan itu terjadi lantaran meteran yang tidak sesuai dengan pembayaran.

Padahal, ibu tiga anak ini mengaku selalu rutin dalam membayar tagihan listrik.

"Jadi gue bayarkan biasanya lewat m-bangking biasanya tiap bulan Rp 4,8 sampai Rp 5,2 (juta) gitu saja terus, tenyata ada kesalahan dari PLN harusnya gue sebulan itu bayarnya Rp 6 juta lebih berarti," katanya lagi.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X