Nadya Hutagalung dan Kepeduliannya terhadap Lingkungan

Kompas.com - 13/11/2019, 08:54 WIB
Anthony Liem (Chairman Social Media Week), Nadya Hutagalung (Un Environmemt Ambassador dan pendiri Let Elephant be Elephant), Norisa Saifuddin (Senior Vice President BCA), Jaclyn Halim ( GM marketing & Leasing Senayan City) berfoto bersama di Jakarta, Selasa (12/12019). KOMPAS.Com/ELSA CATRIANAAnthony Liem (Chairman Social Media Week), Nadya Hutagalung (Un Environmemt Ambassador dan pendiri Let Elephant be Elephant), Norisa Saifuddin (Senior Vice President BCA), Jaclyn Halim ( GM marketing & Leasing Senayan City) berfoto bersama di Jakarta, Selasa (12/12019).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak hanya cantik, Nadya Hutagalung juga ingin berkontribusi bagi kehidupan mahkluk hidup dan bumi semesta.

Hal ini sering terlihat dari aktifnya Nadya mengampanyekan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, lewat Instagram-nya @nadyahutagalung maupun menjadi pembicara di berbagai negara.

Perempuan berdarah Batak dan Australia ini juga bergabung dengan organisasi PBB, United Nations Environmental sebagai goodwill ambassador.

Bertindak sekarang juga

"Kalau kita enggak bisa peduli untuk diri sendiri, enggak mungkin bisa pikirkan lingkungan, plastik, dan polusi," kata Nadya Hutagalung, Selasa (12/11/2019) saat ditemui di Senayan City, Jakarta.

Menurut Nadya, penyelamatan lingkungan harus mulai secepatnya. Terlalu jauh jika tujuannya untuk masa depan anak cucu kita.

"Kita harus memikirkan air bersih dan udara bersih. Dari dulu kita suka bilang 'untuk cucu kita'. Sebetulnya sekarang di tanah bapakku itu kebakaran, di tanah ibu juga kebakaran. Orangtuaku juga sedang merasakan perubahan iklim. It's not in the future, it's now," jelas ibu tiga anak itu.

Mengenai kemauannya untuk menjadi aktivis lingkungan, Nadya sebenarnya sudah menyadari hal itu sejak menjadi VJ MTV tahun 1995.

Kini di Instagram Nadya juga dikenal sebagai influencer lingkungan dan beropini siapa saja bisa berbagi inspirasi, tidak harus pesohor.

Baca juga: Artis Nadya Hutagalung Sumbang GPS untuk Gajah Liar

"Sebenarnya semua orang bisa jadi influencer. Walaupun follower-nya lima, 15, 20. Itu semua bisa jadi bahan inspirasi buat orang lain," tutur mantan pembawa acara Asia's Next Top Model itu.

Asalkan hal itu positif, kata Nadya, semua orang dapat membagikan apapun di media sosial.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X