Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kronologi Dicky Topan Meninggal Dunia karena Kelainan Jantung

Sejak lahir dari ibu Lusi Yanti pada 22 Februari 1996, Dicky mengalami kelainan jantung.

Meski mampu aktif berkegiatan, pada Februari 2021 penyakit Dicky kambuh.

Dicky sempat lima kali dirawat di rumah sakit dan kembali sehat.

"Pas kemarin tuh Dicky sebenarnya juga sehat. Tapi tiba-tiba kemarin bilang 'Bunda, Dicky enggak kuat'. Dia sempat minta gendong sama aku tapi pas digendong bilang engap," tutur Lusi Yanti usai pemakaman, Jumat (8/7/2022).

Lusi lantas membaringkan putranya di tempat tidur.

"Pas aku tidurin, aku pikir (dia) tidur, dia senyam-senyum ketawa-ketawa. Enggak tahu pas empat kali senyam-senyum Dicky sudah enggak ada (meninggal)," kata Lusi Yanti.

Topan mengembuskan napas terakhir di RS Mintohardjo, Jakarta Pusat.

Bagi Lusi, selama 26 tahun Dicky hidup, sang putra tak pernah menyusahkannya.

Belakangan ini Lusi juga hanya tinggal berdua dengan Dicky.

"Dicky baik banget enggak nyusahin, dia selalu jadi penghibur," ujar Lusi Yanti.

Lusi juga merasa bangga punya anak spesial seperti Dicky.

Ia hanya berharap sang putra diterima di sisi Yang Maha Kuasa.

"Semoga Dicky diterima di sisi Allah SWT. Allah lebih sayang sama Dicky makanya diambil dari saya yang ngerawat 26 tahun. Allah titipkan pada saya anak seperti Dicky, tapi aku bangga dititipkan anak spesial seperti Dicky," ucap ibu Lusi Yanti.

"Emang kita mau sempurna punya anak, tapi aku lebih bahagia sama Dicky," sambung Lusi Yanti.

Mendiang Dicky Topan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (8/7/2022).

https://www.kompas.com/hype/read/2022/07/08/185118466/kronologi-dicky-topan-meninggal-dunia-karena-kelainan-jantung

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke