Video Perlihatkan Jamur Raksasa Terbentuk dalam Ledakan Beirut yang Tewaskan 73 Orang

Kompas.com - 05/08/2020, 08:19 WIB
Tangkapan rekaman video memperlihatkan jamur raksasa terbentuk dalam ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon, pada 4 Agustus 2020. Setidaknya 73 orang tewas dalam insiden tersebut dengan ribuan lainnya terluka. Screengrab from YouTubeTangkapan rekaman video memperlihatkan jamur raksasa terbentuk dalam ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon, pada 4 Agustus 2020. Setidaknya 73 orang tewas dalam insiden tersebut dengan ribuan lainnya terluka.

BEIRUT, KOMPAS.com - Rekaman video menunjukkan bagaimana jamur raksasa terbentuk dalam ledakan di Beirut, ibu kota Lebanon, yang menewaskan 73 orang.

Dalam rekaman yang diunggah oleh salah satu saksi mata, terlihat kepulan asap membubung di langit ibu kota setelah suara yang memekakkan telinga.

Ledakan itu dilaporkan begitu kuat menggetarkan tanah, hingga warga Beirut dikabarkan merasa bahwa mereka baru saja mengalami gempa bumi.

Baca juga: 2 Ledakan Guncang Ibu Kota Lebanon, 73 Orang Tewas dan Ribuan Terluka

Insiden itu terjadi di kawasan pelabuhan dan mengirim gelombang kejut ke seantero kota, menggetarkan kaca dan menyebabkan balkon apartemen runtuh.

Berdasarkan beberapa laporan, begitu masifnya peristiwa itu sehingga membuat negara tetangga, Siprus, yang berlokasi 200 kilometer jauhnya, bisa mendengarnya.

Dilansir Daily Mirror Selasa (4/8/2020), video yang brredar memperlihatkan bagaimana jamur raksasa terbentuk begitu kepulan asal membubung.

Karena insiden tersebut, Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan, sebanyak 73 orang tewas dengan setidaknya 3.700 lainnya terluka.

Perdana Menteri Hassan Diab menerangkan, 2,750 amonium nitrat yang biasa dipakai untuk pupuk diduga meledak di gudang tepi laut.

Pihak militer langsung menutup lokasi kejadian, dengan seorang perempuan berteriak berusaha mencari tahun nasib saudaranya yang merupakan pekerja pelabuhan.

Baca juga: Respons Cepat, Pasca Ledakan di Beirut, Lebanon Berbagai Negara Tawarkan Bantuan


"Namanya Jad. Dia mempunyai mata berwarna hijau," ujar perempuan yang berusia sekitar 20-an kepada petugas keamanan setelah dia tak diizinkan masuk.

Tak jauh dari tempatnya, seorang wanita nyaris pingsan sementara juga berusaha mencari tahu keberadaan saudaranya yang berada di pelabuhan.

Ambulans meraung di sekitar area sembari mengangkut korban tewas selama tiga jam, dengan truk pemadam kebakaran juga hilir mudik.

Di dalam pelabuhan, hangar nampak seperti kaleng hangus, semuanya hancur tanpa bisa dikenali ketika heliopter menumpahkan air untuk memadamkan api.

Diberitakan AFP, sejumlah barang juga nampak ditinggalkan di lokasi kejadian, dengan ada satu tas yang tergeletak dekat jenazah yang terbaring.

Kemudian setiap lahan parkir yang berjarak sekitar beberapa ratus meter dari lokasi kejadian juga terdampak ledakan tersebut.

Baca juga: Ledakan di Beirut, Lebanon, Trump Menduga karena Serangan

"Ini seperti ledakan nuklir," ungkap Walid Abdo, seorang guru berusia 43 tahun yang tinggal di Gemayzeh, kawasan dekat Beirut.

Charbel Haj, pekerja pelabuhan mengungkapkan, dia melihat awalnya percikan kecil seperti kembang api sebelum ledakan besar menghempaskan dia dan pakaiannya.

Terdapat laporan yang menyatakan bahwa rumah sakit mulai kewalahan menerima pasien dengan luka parah, karena mereka tidak punya cukup ruang.

Insiden itu membuat Presiden Michel Aoun menggelar pertemuan darurat dengan Dewan Pertahanan Tertinggi Lebanon, demikian keterangan kantornya di Twitter.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dalam kicauannya di Twitter menyatakan, London siap memberikan bantuan kepada Lebanon.

"Video maupun gambar yang terjadi di Beirut sangat mengejutksn. Doa dan simpati saya tujukan kepada mereka yang terkena insiden menyeramkan ini," tuturnya.

Baca juga: Musuh Bebuyutan Lebanon, Israel, Tawarkan Bantuan Pasca-diguncang Ledakan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Collin Powell, Menteri Luar Negeri Kulit Hitam Pertama AS Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Collin Powell, Menteri Luar Negeri Kulit Hitam Pertama AS Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Global
Penembakan di Suriah Tandai Babak Baru Perang Israel

Penembakan di Suriah Tandai Babak Baru Perang Israel

Global
Malala Kirim Surat ke Taliban, Desak Perempuan Boleh Sekolah Lagi

Malala Kirim Surat ke Taliban, Desak Perempuan Boleh Sekolah Lagi

Global
Ketika Perang Lawan Kartel Malah Buat Geng Kriminal Makin Subur di Meksiko

Ketika Perang Lawan Kartel Malah Buat Geng Kriminal Makin Subur di Meksiko

Global
Apple Hapus Aplikasi Al Quran Populer di China Setelah Diduga Berisi Teks Agama Ilegal

Apple Hapus Aplikasi Al Quran Populer di China Setelah Diduga Berisi Teks Agama Ilegal

Global
Min Aung Hlaing Salahkan Oposisi Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN

Min Aung Hlaing Salahkan Oposisi Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN

Global
Australia Keluarkan Sertifikat Vaksin Covid-19 untuk Perjalanan Internasional

Australia Keluarkan Sertifikat Vaksin Covid-19 untuk Perjalanan Internasional

Global
Dukung Pencegahan dan Respons Covid-19 Indonesia, AS dan UNICEF Tanda Tangani Kesepakatan Baru

Dukung Pencegahan dan Respons Covid-19 Indonesia, AS dan UNICEF Tanda Tangani Kesepakatan Baru

Global
Israel Siap Hadapi 2.000 Roket Sehari jika Perang Lawan Hezbollah

Israel Siap Hadapi 2.000 Roket Sehari jika Perang Lawan Hezbollah

Global
Cari Petugas Kebersihan untuk Istana, Ratu Elizabeth Tawarkan Gaji Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Cari Petugas Kebersihan untuk Istana, Ratu Elizabeth Tawarkan Gaji Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Global
Taliban Beri Sinyal Anak Perempuan Afghanistan Dapat Kembali ke Sekolah

Taliban Beri Sinyal Anak Perempuan Afghanistan Dapat Kembali ke Sekolah

Global
Ratusan Model Telanjang Dicat Putih di Laut Mati untuk Foto Wisata

Ratusan Model Telanjang Dicat Putih di Laut Mati untuk Foto Wisata

Global
Junta Myanmar Akan Bebaskan Lebih dari 5.000 Orang yang Dipenjara akibat Demo Kudeta

Junta Myanmar Akan Bebaskan Lebih dari 5.000 Orang yang Dipenjara akibat Demo Kudeta

Global
Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Internasional
Menakutkannya Rudal Hipersonik China Mampu Putari Dunia Sebelum Jatuh di Mana Saja

Menakutkannya Rudal Hipersonik China Mampu Putari Dunia Sebelum Jatuh di Mana Saja

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.