Hentikan Imigran ke AS, Trump Prioritaskan Pekerjaan untuk Orang Amerika

Kompas.com - 23/04/2020, 07:20 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani UU Otorisasi Pertahanan Nasional 2020 disaksikan Ibu Negara Melania di Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, pada 20 Desember 2019. Dalam UU itu juga tercantum pembentukan Pasukan Luar Angkasa, yang nantinya bakal jadi cabang keenam dalam militer AS. AFP/NICHOLAS KAMMPresiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani UU Otorisasi Pertahanan Nasional 2020 disaksikan Ibu Negara Melania di Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, pada 20 Desember 2019. Dalam UU itu juga tercantum pembentukan Pasukan Luar Angkasa, yang nantinya bakal jadi cabang keenam dalam militer AS.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Demi memastikan lebih dari 22 juta orang Amerika yang menganggur akibat wabah virus corona, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menangguhkan sebagian besar bentuk imigrasi.

Sebagaimana yang dilaporkan media Perancis AFP, Trump mengatakan saat konferensi pers, "Untuk melindungi para pekerja Amerika kita yang hebat, saya harus menandatangani aturan eksekutif sementara yang menahan para imigrasi masuk ke AS.

Ini akan memastikan bahwa warga Amerika yang menganggur dari segala latar belakang akan menjadi yang pertama di garis depan antrian ketika perekonomian kita kembali dibuka."

Baca juga: Backpacker di Pedalaman Australia Dilempari Batu dan Diminta Pulang ke Negara Asal Mereka

Penangguhan 60 hari dapat diperpanjang jika diperlukan. Trump melarang imigran masuk ke AS khususnya yang tidak punya visa imigran valid atau pun dokumen lainnya.

Hal itu berlaku mulai satu menit sebelum tengah malam (tadi malam) Rabu (22/4/2020). 

Trump membenarkan tindakannya itu dengan mengutip catatan klaim pengangguran karena tindakan lockdown yang diberlakukan untuk mengekang penyebaran virus corona di AS.

Menurut Trump, tanpa tindakan semacam itu, AS bisa menghadapi pemulihan ekonomi yang berlarut-larut.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Bumi Rayakan Kondisi Terbaiknya | Trump Doakan Kim Jong Un

 

Pengangguran pun akan terus menerus tinggi jika pasokan tenaga kerja melampaui permintaan tenaga kerja.

Dilansir dari Russian TV, aturan tentang penangguhan ini memiliki sejumlah pengecualian. Khususnya, hal itu tidak berlaku bagi mereka yang merupakan penduduk tetap AS (pemegang greencard).

Pasangan dari warga AS, anak dari warga AS yang berusia di bawah 21 tahun atau pun anggota angkatan bersenjata AS, pasangan dan anak-anak mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X