Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Video WN China Tembakkan Senjata Api di Hadapan Sejumlah Orang di Sumut

Kompas.com - 23/04/2024, 16:32 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar video yang mengeklaim warga negara China menembakkan senjata api di hadapan sejumlah orang.

Dalam unggahan itu disebutkan bahwa kejadian tersebut berada di Sumatera Utara (Sumut)

Namun, setelah ditelusuri video tersebut tidak benar dan perlu diluruskan. 

Narasi yang beredar

Narasi yang mengeklaim warga negara China menembakkan senjata api di hadapan sejumlah orang muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

Akun tersebut membagikan video yang menampilkan seorang pria menembakkan senjata api di dalam sebuah ruangan. Video tersebut diberi keterangan:

Alhamdulillah Pribumi telah dijajah kembali

Selamat & Sukses untk ChinaKomunis

Ada apa dengan Negeri Ku, Orang Cina menembakkan senjata di Sampali Sumut mengaku Senjata dari Kapolda. Ayo viralkan biar diusut Kapolda dan Cina ini..

ADAKAH PERLAKUAN ISTIMEWA WARGA KLAS SATU CINA DI NEGRI INI??..Kalo PRIBUMI YG BERBUAT SPT INI..PASTI IBU DAN APARAT AKAN BERTINDAK BAK PAHLAWAN MENGAHAJAR PELAKU.. *Matiin Cina!!*

 

Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Warga Negara China menembakka senjata api di hadapan sejumlah orangAkun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Warga Negara China menembakka senjata api di hadapan sejumlah orang

Penelusuran Kompas.com

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut identik dengan yang di kanal YouTube Liputan6 ini.

Video telah diunggah pada 5 Oktober 2023. Dalam keterangannya, pria yang menembakkan senjata api merupakan pengusaha di Deli Serdang, Sumut. 

Dikutip dari Tribun Medan, pria tersebut bernama Ruslan Sherl. Adapun Ruslan melakukan aksi tersebut di tempat usahanya di Jalan Gereja, Dusun IX Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumut. 

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi menjelaskan, kejadian itu terjadi pada 3 Oktober 2023.

Kejadian bermula ketika sekitar 30 anggota organisasi pekerja datang ke gudang transportasi milik Ruslan. 

Mereka disebut menghentikan aktivitas yang ada di lokasi. Kemudian, mandor perusahaan menghubungi Ruslan melalui gawai. 

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Menilik Pelarangan TikTok di Sejumlah Negara, dari Asia sampai Eropa

Menilik Pelarangan TikTok di Sejumlah Negara, dari Asia sampai Eropa

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Benarkah Pinocchio Dibuat dari Kulit dan Rambut Budak?

INFOGRAFIK: Benarkah Pinocchio Dibuat dari Kulit dan Rambut Budak?

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Sandra Dewi dan Harvey Moeis Divonis Hukuman Mati

[HOAKS] Sandra Dewi dan Harvey Moeis Divonis Hukuman Mati

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Harimau Mati Tertabrak Kendaraan di Tol Pekanbaru-Dumai

[HOAKS] Harimau Mati Tertabrak Kendaraan di Tol Pekanbaru-Dumai

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks Guinea Didiskualifikasi dari Olimpiade

[VIDEO] Beredar Hoaks Guinea Didiskualifikasi dari Olimpiade

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Manipulasi Foto Roosevelt Memburu Triceratops Terakhir

INFOGRAFIK: Manipulasi Foto Roosevelt Memburu Triceratops Terakhir

Hoaks atau Fakta
Kompilasi Konten Politik yang Dibuat dengan AI Generatif

Kompilasi Konten Politik yang Dibuat dengan AI Generatif

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Mantan PM Jepang Dibunuh karena Tidak Patuh pada WEF

[HOAKS] Mantan PM Jepang Dibunuh karena Tidak Patuh pada WEF

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Prabowo-Gibran Batal Dilantik oleh MPR

[HOAKS] Prabowo-Gibran Batal Dilantik oleh MPR

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Ular Raksasa di Carolina Selatan

[HOAKS] Foto Ular Raksasa di Carolina Selatan

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Warga Rafah Bikin Video Rekayasa Serangan Israel

[HOAKS] Warga Rafah Bikin Video Rekayasa Serangan Israel

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Presiden FIFA Minta Laga Indonesia Vs Guinea Diulang

[HOAKS] Presiden FIFA Minta Laga Indonesia Vs Guinea Diulang

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Undian Berhadiah 30 Motor dalam Rangka Ulang Tahun

[HOAKS] Undian Berhadiah 30 Motor dalam Rangka Ulang Tahun

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Wawancara Raffi Ahmad soal Situs Judi

[HOAKS] Video Wawancara Raffi Ahmad soal Situs Judi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Ustaz Solmed Promosikan Situs Judi

[HOAKS] Video Ustaz Solmed Promosikan Situs Judi

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com