Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/03/2024, 18:45 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

 

KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, menyampaikan soal ketimpangan penguasaan lahan sawit di Indonesia.

Menurut Mahfud, lahan perkebunan sawit seluas 39 hektare dikuasai segelintir pebisnis. Sementara, petani hanya menguasai rata-rata setengah hektare.

Hal itu disampaikan saat debat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/1/2024) malam.

"Jadi kalau melihat ketimpangan penguasaan tanah itu memang, coba lihat bisnis sawit itu 39 hektar, hanya segelintir orang di bisnis sawit. Sementara para petani kita sebanyak 17 juta orang itu kalau dirata-rata hanya menguasai setengah hektare,” kata Mahfud.

Bagaimanakah faktanya?

Kandidat doktor di Global Development Institute, University of Manchester, Sandy Nofyanza, tidak menemukan data soal 39 hektare lahan sawit yang dimaksud Mahfud.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perusahaan perkebunan sawit menguasai sekitar 8,58 juta hektare atau sekitar 56 persen dari total luas lahan sawit di Indonesia.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendata, jumlah perusahaan sawit swasta hanya 0,07 persen dari total pelaku usaha, tetapi mereka menguasai lahan sebesar 54,52 persen.

Sementara itu, pelaku usaha perkebunan sawit kecil hanya menggarap sekitar 41,35 persen total kebun sawit di Indonesia.

Padahal, jumlah mereka mencapai 99,92 persen dari total pelaku usaha perkebunan sawit.

Adapun pelaku usaha perkebunan kecil atau pekebun kecil adalah mereka yang menggarap lahan maksimal 25 hektare.

Terdapat sisa lahan sawit sebesar 0,55 juta hektare atau 3,57 persen yang dikuasai badan usaha milik negara.

Berdasarkan hasil Sensus Pertanian BPS 2023, sebanyak 2,52 juta Usaha Pertanian Perorangan (UTP) yang menggarap sawit.

UTP memiliki tanggung jawab teknis, hukum, dan ekonomi suatu unit pertanian yang mereka kelola.

Meski tidak berbadan hukum, mereka dapat melakukan semua tanggung jawab secara langsung atau mendelegasikan manajer untuk mengurus pengelolaan kerja sehari-hari.

Jika hasil sensus tersebut dipukul rata, satu UTP menggarap sekitar 2,5 hektare lahan perkebunan sawit.

Meski betul terjadi ketimpangan penguasaan lahan sawit, tetapi angka yang disebutkan Mahfud tidak akurat.

***

Artikel ini merupakan hasil kolaborasi program Panel Ahli Cek Fakta The Conversation Indonesia bersama Kompas.com dan Tempo.co, didukung oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Rekaman Suara Sri Mulyani Marahi Pegawai Bea Cukai

[HOAKS] Rekaman Suara Sri Mulyani Marahi Pegawai Bea Cukai

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Turbulensi Pesawat ALK, Bukan Singapore Airlines

[KLARIFIKASI] Video Turbulensi Pesawat ALK, Bukan Singapore Airlines

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Donald Trump Pakai Helm dan Seragam Militer

[HOAKS] Foto Donald Trump Pakai Helm dan Seragam Militer

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Korban Serangan Israel di Gaza pada 2014 Dibagikan dengan Konteks Keliru

[KLARIFIKASI] Foto Korban Serangan Israel di Gaza pada 2014 Dibagikan dengan Konteks Keliru

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Muncul Hoaks Warga Rafah Bikin Video Rekayasa Serangan Israel

INFOGRAFIK: Muncul Hoaks Warga Rafah Bikin Video Rekayasa Serangan Israel

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Tidak Benar Gaji ke-13 PNS Akan Dihentikan

INFOGRAFIK: Tidak Benar Gaji ke-13 PNS Akan Dihentikan

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Seorang Ibu di AS Disuntik Mati karena Telantarkan Anaknya

[HOAKS] Seorang Ibu di AS Disuntik Mati karena Telantarkan Anaknya

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Helikopter yang Ditumpangi Presiden Iran Terbakar

[HOAKS] Foto Helikopter yang Ditumpangi Presiden Iran Terbakar

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Belum Ada Keputusan Diskualifikasi Timnas Israel di Olimpiade Paris

[KLARIFIKASI] Belum Ada Keputusan Diskualifikasi Timnas Israel di Olimpiade Paris

Hoaks atau Fakta
Dituding Tiru Suara Scarlet Johansson, OpenAI Hapus Fitur Suara dari ChatGPT

Dituding Tiru Suara Scarlet Johansson, OpenAI Hapus Fitur Suara dari ChatGPT

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Video Lama Presiden Iran Naik Helikopter Dinarasikan Keliru

[KLARIFIKASI] Video Lama Presiden Iran Naik Helikopter Dinarasikan Keliru

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Badan Intelijen Iran Gerebek Kedubes India di Teheran

[HOAKS] Badan Intelijen Iran Gerebek Kedubes India di Teheran

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com