Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengelola GBK Ungkap Alasan Indonesia Open 2024 Batal Digelar di Indonesia Arena

Kompas.com - 21/03/2024, 19:30 WIB
Ahmad Zilky,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Rakhmadi Kusumo, mengungkapkan turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2024 batal berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.

Menurut Rakhmadi Kusumo, keputusan PBSI tak jadi menggelar Indonesia Open 2024 di Indonesia Arena karena permasalahan pencahayaan.

"Soal bulu tangkis, untuk Indonesia Open nanti, memang ada rencana di Istora," kata Rakhmadi kepada awak media, termasuk Kompas.com, di Indonesia Arena, Jakarta, pada Kamis (21/3/2024).

“Secara teknis mengenai pencahayaan lampu dari PBSI itu mereka perlu menambahkan lighting-nya, di mana itu lighting-nya berbeda dengan lighting basket," ungkapnya.

Baca juga: Penyebab Rinov/Pitha Tersingkir dari Indonesia Open

Oleh sebab itu, Rakhmadi menjelaskan, Indonesia Open 2024 bakal kembali berlangsung di Istora Senayan.

"Mereka (PBSI) masih mengukur kembali kalau di Indonesia Arena karena ini event yang cukup serius, mereka tampaknya akan ke Istora dahulu," ujarnya.

"Mungkin baru pada tahun berikutnya di Indonesia Arena karena kalau main di sini akan menjadi kali pertama, mereka harus menyiapkan berbagai hal," ujarnya.

Rakhmadi memastikan, keputusan PBSI untuk tak melaksanakan Indonesia Open 2024 di Indonesia Arena murni karena masalah teknis.

Baca juga: Polemik Hadiah Uang Indonesia Open 2023: PBSI Sudah Transfer, Berlanjut Viktor Axelsen Vs BWF

"Tidak, bukan masalah biaya. Mereka kalau secara organisasi secara profesional sudah biasa," katanya.

"Mereka juga sangat banyak sponsornya, bukan ke biaya, tetapi lebih masalah infrastruktur, yakni pencahayaan," ujarnya.

Lebih lanjut, Rakhmadi mengatakan, pihak pengelola GBK sejatinya siap untuk memberikan bantuan kepada PBSI guna melangsungkan perhelatan Indonesia Open 2024.

"Mungkin nanti bisa ditanyakan juga ke PBSI mereka mau di mana. Sejatinya, GBK siap jika mereka mau kembali mengadakannya di Istora," kata dia.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com