Hasil Indonesia Masters 2021: Diwarnai Beberapa Adegan Senar Putus, Pasangan Emas Olimpiade Harus Tumbang

Kompas.com - 19/11/2021, 19:49 WIB
Greysia Polii dan Apriyani Rahayu beraksi di ajang Indonesia Masters 2021, Hotel Westin Nusa Dua, Bali, pada Kamis (18/11/2021). HUMAS PP PBSIGreysia Polii dan Apriyani Rahayu beraksi di ajang Indonesia Masters 2021, Hotel Westin Nusa Dua, Bali, pada Kamis (18/11/2021).

KOMPAS.com - Pasangan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus tumbang saat melawan ganda putri Thailand, Putitta Supajirakul/Sapsiree Taeratanachai pada partai perempat final Indonesia Masters 2021 pada Jumat (19/11/2021).

Greysia Polii/Apriyani Rahayu merupakan pasangan peringkat keenam dunia sementara Putitta Supajirakul/Sapsiree Taeratanachai menduduki peringkat ke-19 dunia.

Pasangan non unggulan di Indonesia Masters 2021 ini, Putitta Supajirakul/Sapsiree Taeratanachai, menang 18-21, 21-13, 21-19 pada laga yang berlangsung satu jam dan 22 menit.

GIM PERTAMA

Pasangan andalan Tanah Air itu memulai laga di Hotel Westin Resort Nusa Dua Bali dengan baik dan memimpin 11-6 memasuki interval.

Senar raket Apriyani lalu sempat putus segera setalah interval tetapi ia tetap bisa membalikkan kok dan GreyAp justru mengambil angka.

Hal ini tentu mengingatkan kita kepada partai final Olimpiade 2020. 

Ketika skor 18-10 untuk keunggulan wakil Indonesia, reli panjang terjadi sampai membuat senar raket Greysia Polii putus.

Pebulu tangkis berusia 33 tahun itu pun langsung bergegas ke pinggir lapangan untuk mengganti raketnya dengan Apriyani meng-cover di lapangan.

Ketika itu skor juga menjadi milik pasangan Indonesia tersebut dan hal serupa juga terjadi sekarang.

GreyAp sempat ditekan 12-10 tetapi serangan tegas Greysia di dekat net secara beruntun membuat skor jadi 13-10 dan kemudian 14-10.

Apriyani lalu berganti bersinar dengan tembakan akuratnya yang melindungi pergerakan Greysia ke arah net.

Senar raket Apriyani lalu kembali terdengar putus tetapi Greysia masih bisa menyelamatkan poin untuk membuat laga 19-15.

Apriyani kemudian membuat tembakan tipuan yang berhasil membuat pasangan Thailand kesulitan dan mengambil game point di 20-16.

Walau pasangan Thailand sempat berupaya mengejar, duel pertama menjadi milik jagoan Tanah Air dengan skor 21-18.

GIM KEDUA

Greysia/Apriyani kemudian menghadapi perlawanan sulit pada awal gim kemudia. Apri berhasil melakukan drop shot akurat lintas lapangan yang membuat laga 4-2.

Namun, pasangan Thailand bangkit dan berbalik unggul dengan skor 6-5 yang kemudian menjadi 7-5 setelah rally 29 tembakan.

Kedua pasangan lalu masuk ke interval dengan keunggulan wakil Thailand 11-8.

Mereka kemudian mengambil empat angka beruntun yang sempat membuat pasangan Tanah Air kelimpungan.

Rally panjang 68 pukulan terjadi pada 14-10 yang dituntaskan oleh pasangan Thailand.

Putitta/Sapsitree lalu memperlebar keunggulan jadi 17-11. Akan tetapi, reli 38 pukulan yang dituntaskan Taeratanachai mmebuat skor 18-12.

Partai kedua dimenangi pasangan Thailand 21-13 pada menit ke-51 pertandingan bergulir.

GIM KETIGA

Pasangan Thailand ngegas dengan unggul 5-1 pada gim ketiga.

Putitta lalu melakukan tiga tembakan dengan senar putus untuk membuat keunggulan 7-2 dan ia sempat menukar raket saat rally berlangsung.

Sempat tertinggal 9-2, pasangan emas Olimpiade melakukan comeback ciamik untuk memangkas skor jadi 9-8 lewat rally 58 pukulan.

Pukulan keras Apriyani yang sempat tertahan di net membuat pasangan Indonesia menghapus defisit tujuh poin dan menyamakan kedudukan di 9-9.

Akan tetapi, pasangan non unggulan asal Thailand itu masuk ke interval dengan keunggulan 11-9.

Mereka juga kembali unggul lima poin beruntun setelah interval dengan permainan net dekat dari si jangkung Puttita (183 cm) merepotkan pasangan Tanah Air.

Tetapi, Greysia melakukan tembakan backhand yang membuat skor 14-11. Apri kemudian menyusul dengan tembakan melintang lapangan di dekat net yang membuat angka 14-12.

Sapsiree lalu membuat kesalahan saat menghantam kok langsung ke net tetapi keunguglan dua poin tetap terjaga di 15-13.

Perbedaan dua poin berlanjut ke 16-14. Namun, keunggulan itu dipotong Greysia/Apriyani ke 17-16.

Namun, pasangan emas Olimpiade itu tampil lebih agresif untuk membuat skor 18-17.

Pukulan balik yang terlalu panjang dari Putitta membuat skor sama 18-18.

Sayang, usaha Greysia/Apriyani untuk melayangkan comeback hampir terjegal dengan pasangan Thailand mencapai match point pada 20-18.

Akan tetapi senar putus menimpa Putitta sehingga ia gagal mengembalikan angka di 20-19.

Smash keras Puttita lalu memastikan kemenangan 21-19 pasangan Thailand tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.