Kunci Kebangkitan Praveen/Melati pada Laga Pembuka Olimpiade 2020

Kompas.com - 24/07/2021, 15:34 WIB
Pasangan pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti, bertanding melawan wakil Australia Simon Wing Hang Leung/Gronya Somerville dalam laga fase grup Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo 24 Juli 2021. ALEXANDER NEMENOV/AFPPasangan pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti, bertanding melawan wakil Australia Simon Wing Hang Leung/Gronya Somerville dalam laga fase grup Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo 24 Juli 2021.

KOMPAS.com - Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, sukses meraih kemenangan pada laga pertama fase grup bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020, Sabtu (24/7/2021) siang WIB.

Tergabung di Grup C, Praveen/Melati mengawali perjalanan di Olimpiade Tokyo 2020 dengan mengalahkan wakil Australia Simon Leung Wing Hang/Gronya Somerville.

Praveen/Melati harus bersusah payah bermain sampai rubber game untuk meraih kemenangan 22-20, 21-17, dan 21-13.

Pada gim pertama, Praveen/Melati sebenarnya sempat unggul 20-14 atau mendapat kesempatan enam kali untuk meraih game point.

Namun, Simon/Sommerville sukses berbalik unggul dan mengunci gim pertama setelah mencetak delapan angka beruntun.

Baca juga: Hasil Olimpiade Tokyo 2020 - Sempat Terlena, Praveen/Melati Akhirnya Libas Australia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kekalahan pada gim pertama terlihat sangat memengaruhi performa ataupun mental bertanding Praveen/Melati.

Pada gim kedua, Praveen/Melati selalu tertinggal sebelum berhasil menyamakan kedudukan menjadi 16-16 setelah interval.

Momen itulah yang menjadi kunci kemenangan 21-17 Praveen/Melati pada gim kedua.

Pada gim penentuan, Praveen/Melati tercatat hanya pernah satu kali tertinggal dan sempat mencetak tujuh angka beruntun sebelum mengakhiri permainan dengan kemenangan 21-13.

Seusai laga, Melati yang berstatus debutan di Olimpiade Tokyo 2020 mengakui dirinya masih merasakan sedikit ketegangan.

Pada gim pertama, Melati juga mengaku sempat panik ketika Simon/Sommerville berhasil menyamakan kedudukan.

Baca juga: Rekap Sesi Pagi Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Sapu Bersih Kemenangan

"Hari ini saya mainnya belum lepas. Tadi kami sudah unggul 20-14. Namun, situasi berbalik karena saya agak tegang, lengah, dan akhirnya panik ketika sudah tersusul," ujar Melati.

"Pada awal gim kedua, kami masih kepikiran gim pertama. Beruntung pelan-pelan kami bisa mengembalikan performa," ucap Melati.

"Kunci kebangkitan kami adalah komunikasi. Saya terus menguatkan diri sendiri. Saya juga memotivasi diri sendiri dan berteriak untuk melepas ketegangan," tutur Melati.

"Saya bersyukur kami bisa meraih kemenangan," ucap Melati menambahkan.

Di sisi lain, Praveen sempat mengeluhkan lampu di lapangan Mushashino Forest Plaza, Tokyo, yang menurutnya terlalu terang.

Namun, Praveen tidak mau menjadikan hal itu sebagai alasan.

Sebab, Praveen menilai penampilan dirinya dan Melati memang tidak maksimal sehingga harus bersusah payah bermain sampai rubber game untuk mengalahkan Simon/Sommerville.

Baca juga: Hasil Olimpiade Tokyo 2020 - Bekuk Wakil Inggris, Marcus/Kevin Lakoni Debut Sempurna

"Kami bermain kurang lepas hari ini. Lampu di lapangan memang agak silau. Namun, semua pemain pasti juga merasakan.

"Jadi, itu tidak bisa dijadikan alasan. Kami memang belum terlalu bagus saja. Beruntung kami bisa memenangi pertandingan," tutur Praveen.

Berbeda dari Melati, Praveen sebelumnya sudah pernah merasakan atmosfir pertandingan Olimpiade.

Debut Olimpiade Praveen Jordan terjadi di Rio de Janeiro, Brasil, pada 2016.

Praveen Jordan yang kala itu masih berpasangan dengan Debby Susanto berhasil lolos sampai babak perempat final Olimpiade Rio 2016.

Pada Olimpiade Tokyo 2020, Praveen/Melati berstatus unggulan keempat.

Praveen/Melati kini dijadwalkan menghadapi wakil Denmark, Christansen/Alexandra Boje (Denmark), pada laga kedua Grup C, Minggu (25/7/2021).

Satu hari berselang, Praveen/Melati akan berhadapan dengan wakil tuan rumah unggulan kelima, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, Senin (26/7/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Sumber PBSI
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Piala AFF 2020, Laga Pertama Dimulai Hari ini

Jadwal Piala AFF 2020, Laga Pertama Dimulai Hari ini

Liga Indonesia
Egy Maulana Vikri Starter, FK Senica Kembali ke Jalur Kemenangan

Egy Maulana Vikri Starter, FK Senica Kembali ke Jalur Kemenangan

Liga Indonesia
Datang sebagai Runner-up, Malaysia Siap Bikin Kejutan di Piala AFF 2020

Datang sebagai Runner-up, Malaysia Siap Bikin Kejutan di Piala AFF 2020

Liga Indonesia
Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Masih Yakin Egy Maulana Vikri Bisa Main di Fase Grup

Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Masih Yakin Egy Maulana Vikri Bisa Main di Fase Grup

Liga Indonesia
BWF World Tour Finals, Menanti Akhir Trilogi Marcus/Kevin Vs Hoki/Kobayashi di Pulau Dewata

BWF World Tour Finals, Menanti Akhir Trilogi Marcus/Kevin Vs Hoki/Kobayashi di Pulau Dewata

Sports
Cocoklogi Dahsyat Nan Receh di Serie A dan Premier League Pekan Ini

Cocoklogi Dahsyat Nan Receh di Serie A dan Premier League Pekan Ini

Sports
Perjalanan Marcus/Kevin ke Final BWF World Tour Finals, Dua Kali Libas Juara Olimpiade!

Perjalanan Marcus/Kevin ke Final BWF World Tour Finals, Dua Kali Libas Juara Olimpiade!

Badminton
Piala AFF 2020: Shin Tae-yong Mengaku Grup B Sulit bagi Timnas Indonesia, tetapi...

Piala AFF 2020: Shin Tae-yong Mengaku Grup B Sulit bagi Timnas Indonesia, tetapi...

Liga Indonesia
Arema FC Vs Bali United, Fakta Menarik Singo Edan Vs Serdadu Tridatu

Arema FC Vs Bali United, Fakta Menarik Singo Edan Vs Serdadu Tridatu

Liga Indonesia
Jadwal Piala AFF 2020: Thailand Main Hari Ini, Kapan Timnas Indonesia?

Jadwal Piala AFF 2020: Thailand Main Hari Ini, Kapan Timnas Indonesia?

Liga Indonesia
Bali United Siap Cegah Arema FC Cetak Rekor Baru di Liga 1 2021-2022

Bali United Siap Cegah Arema FC Cetak Rekor Baru di Liga 1 2021-2022

Liga Indonesia
Takefusa Kubo: Si Pemuda Pemberani, Siap Bantu Real Madrid dengan Senang Hati

Takefusa Kubo: Si Pemuda Pemberani, Siap Bantu Real Madrid dengan Senang Hati

Sports
Atletico Madrid Vs Mallorca: Gol Takefusa Kubo Benamkan ATM, Bantu Real Madrid Kokoh di Puncak

Atletico Madrid Vs Mallorca: Gol Takefusa Kubo Benamkan ATM, Bantu Real Madrid Kokoh di Puncak

Liga Spanyol
Link Live Streaming BWF World Tour Finals, Marcus/Kevin Selangkah Lagi Juara!

Link Live Streaming BWF World Tour Finals, Marcus/Kevin Selangkah Lagi Juara!

Badminton
Hal yang Membuat Peserta Lari Estafet Didiskualifikasi

Hal yang Membuat Peserta Lari Estafet Didiskualifikasi

Sports
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.