Kompetisi Rehat, Greysia Polii Tenangkan Diri dan Introspeksi

Kompas.com - 21/04/2020, 23:00 WIB
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu bertanding melawan ganda putri Denmark, Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Greysia - Apriyani juara ganda putri setelah menang 18-21, 21-11, dan 23-21. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOGanda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu bertanding melawan ganda putri Denmark, Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Greysia - Apriyani juara ganda putri setelah menang 18-21, 21-11, dan 23-21.

KOMPAS.com - Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Greysia Polii, membagikan ceritanya selama pandemi Covid-19.

Greysia menuturkan, banyak hikmah yang ia ambil dari kondisi saat ini.

"Dulu kalau libur, sehari dua hari masih oke. Pada hari ketiga rasanya mau buru-buru latihan lagi," tutur peraih medali emas Asian Games 2014 itu, dilansir dari Badminton Indonesia.

"Sekarang kan ibaratnya dunia juga sedang beristirahat, saya nggak kepikiran ketinggalan dari lawan yang sudah latihan, jadi kali ini lebih peaceful," kata Greysia.

Baca juga: Kilas Balik 2014, Duet Maut Kevin/Greysia yang Tumbangkan Juara Olimpiade

Lingkungan atlet yang begitu kompetitif membuat Greysia sejak kecil mengaku tak pernah benar-benar menikmati waktu liburnya.

"Bukannya gimana ya, tapi biasanya kan atlet dari kecil memang jadwalnya padat. Kami ada tuntutan selalu dalam peforma yang bagus sehingga bisa bersaing, bukan cuma nasional tapi di dunia," tutur Greysia.

"Dari dulu sudah memikirkan target, begitu terus dari kecil, jadi masa sekarang ini saya manfaatkan untuk rehat, bukan cuma fisik tapi juga pikiran," ucap dia.

Greysia mulai merasakan dampak wabah Covid-19 sepulang dari All England Open 2020, turnamen terakhir yang ia ikuti bersama Apriyani Rahayu.

Seluruh tim Indonesia diwajibkan mengikuti isolasi mandiri di Pelatnas Cipayung selama 14 hari.

"Sejujurnya waktu pulang dari All England itu rasanya tenang di masa isolasi."

Baca juga: Ketika BWF Posting Nyanyian Greysia Polii Bawakan Lagu Green Day...

"Akhirnya sebagai atlet saya bisa merasakan istirahat tanpa merasa dikejar-kejar. Biasanya kan libur sebentar sudah mikirin target, jadwal latihan lagi, tanding lagi," ungkap Greysia.

Greysia berharap pandemi Covid-19 segera berakhir.

Selain berserah diri, ia juga banyak berintrospeksi diri dan merenung di masa-masa sulit ini.

"Saya banyak menenangkan diri, sudah kayak pasrah, berserah, dengan keadaan gini kita nggak bisa kontrol situasi di luar kemampuan kita. Lebih sering introspeksi diri," ujar Greysia memungkasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X