Saat Mental Pemenang Selamatkan Tontowi/Liliyana di Kejuaraan Dunia 2013

Kompas.com - 18/04/2020, 12:30 WIB
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad (kanan)/Liliyana Natsir, bertahan dari serangan Ong Jian Guo/Lim Yin Loo dari Malaysia pada babak kedua World Championships 2013 di Tian-He Indoor Gymnasium, Guangzhou, China, Selasa (6/8/2013).
badmintonindonesia.orgGanda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad (kanan)/Liliyana Natsir, bertahan dari serangan Ong Jian Guo/Lim Yin Loo dari Malaysia pada babak kedua World Championships 2013 di Tian-He Indoor Gymnasium, Guangzhou, China, Selasa (6/8/2013).

"Kami sudah terbiasa bermain dalam tekanan. Kami mencoba mengimbangi permainan mereka. Mental kami lebih baik di akhir-akhir gim ketiga," kata Tontowi Ahmad dikutip dari Harian Kompas.

Baca juga: Liliyana Natsir Minta Atlet Ganda Campuran Jangan Cepat Puas

Serupa dengan Tontowi, Liliyana pun mengatakan saat itu justru lawan yang mendapat tekanan lebih besar karena berstatus sebagai unggulan teratas dan bermain di hadapan publik sendiri.

Bagi Tontowi Ahmad, momen itu adalah kali pertama baginya merasakan gelar sebagai Juara Dunia.

Bagi Liliyana Natsir, kemenangan saat itu menjadi gelar juara dunia ketiganya.

Dua gelar juara dunia sebelumnya (2005 & 2007) diraih Liliyana Natsir kala berpasangan dengan Nova Widianto.

Sepanjang kariernya, Liliyana Natsir telah mengantongi gelar juara dunia sebanyak empat kali yakni pada tahun 2005, 2007, 2013, dan 2017. 

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X