Banyak Lakukan Kesalahan, Ahsan Hendra Gagal Pertahankan Gelar All England

Kompas.com - 14/03/2020, 07:20 WIB
Ganda putra Indonesia, Marcus Gideon dan Kevin Sukamuljo bertanding melawan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Gideon - Sukamuljo juara ganda putra setelah menang 21-15 dan 21-16. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGGanda putra Indonesia, Marcus Gideon dan Kevin Sukamuljo bertanding melawan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Gideon - Sukamuljo juara ganda putra setelah menang 21-15 dan 21-16.

KOMPAS.com - Harapan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan untuk mempertahankan gelar All England pupus di tangan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

Ahsan/Hendra takluk dari Endo/Watanabe pada perempat final All England 2020 yang digelar di Birmingham Arena, Inggris, Jumat (13/3/2020) waktu setempat.

Mereka harus mengakui keunggulan lawannya melalui dua gim langsung atau straight game dengan skor 19-21, 18-21.

Dengan demikian, pasangan ganda putra berjuluk The Daddies itu gagal menyusul Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo ke semifinal All England 2020.

Baca juga: Hasil Lengkap All England 2020, Wakil Indonesia yang Melaju ke Semifinal

Pasca-laga, Ahsan/Hendra mengungkapkan kendala yang dihadapi ketika bersua Endo/Watanabe.

Padahal pada pertemuan sebelumnya, mereka menang dua gim langsung dengan skor 24-22, 21-19.

Kemenangan itu terjadi pada partai puncak BWF World Tour 2019, akhir tahun lalu.

"Nggak mudah juga ya memang. Kami juga terlalu pelan, kurang mau adu di lapangan," ucap Hendra, dikutip dari laman resmi Badminton Indonesia.

"Dengan pertemuan sebelumnya kurang lebih mainnya sama, cuma hari ini kami kurang tahan saja," tutur dia menjelaskan.

Baca juga: All England 2020, Kunci Marcus/Kevin Kalahkan Wakil Malaysia

Menambakan penyataan Hendra, Ahsan pun mengakui bahwa mereka kerap melakukan kesalahan sendiri.

Hal tersebut membuat Endo/Watanabe mampu bangkit dan mendulang banyak poin.

"Hari ini kami banyak melakukan kesalahan," ujarnya.

"Harusnya tadi bisa tetap menekan dan menjaga poin, tetapi jadinya mereka bangkit lagi, berubah ketat lagi," tutur Ahsan menambahkan.

Hasil ini menjadi kekalahan kedua Ahsan/Hendra dari Endo/Watanabe.

Sebelumnya, mereka telah mengoleksi enam kemenangan dari tujuh pertemuan kontra Endo/Watanabe yang sebenarnya berada empat peringkat di bawah Ahsan/Hendra.

Bahkan, Endo/Watanabe juga berada satu peringkat di bawah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang saat ini menghuni peringkat kelima.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X