Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Johann Zarco: Valentino Rossi Bukan Orang Jahat

Kompas.com - 29/08/2020, 20:10 WIB
Angga Setiawan,
Tri Indriawati

Tim Redaksi

Sumber BolaSport

KOMPAS.com - Pebalap Avintia, Johann Zarco, membela Valentino Rossi meski keduanya sempat terlibat saling sindir.

Valentino Rossi sempat menyindir Johann Zarco setelah insiden kecelakaan dengan Franco Morbidelli pada balapan seri MotoGP Austria, Minggu (16/8/2020).

Ketika itu, Valentino Rossi berseru bahwa Zarco pantas dijatuhi penalti atas insiden tersebut.

FIM selaku otoritas asosiasi ajang balapan dunia akhirnya menjatuhkan sanksi kepada Zarco.

Zarco lalu diberi sanksi untuk memulai balapan dari pitlane pada seri MotoGP Styria, Minggu (23/8/2020).

Setelah menerima penalti, Zarco kemudian mengatakan bahwa tekanan dari Rossi kepada FIM membuat dia dijatuhi penalti.

Baca juga: Zarco Tetap Idolakan Valentino Rossi Meski Pernah Disebut Orang Gila

Johann Zarco juga menilai ucapan Valentino Rossi selalu mempengaruhi iklim politik yang ada pada MotoGP.

Hal ini tak lepas dari status Rossi yang merupakan sosok paling senior sekaligus ikonik pada ajang balap MotoGP.

Terlepas dari konflik tersebut, Zarco dan Rossi diketahui sudah berbincang setelah insiden kecelakaan fatal pada MotoGP Austria.

Zarco mengatakan, dia tidak dendam kepada Rossi meski menjadi orang yang paling keras melayangkan kritik.

Ia bahkan tetap mengidolakan Rossi karena perjalanan kariernya di MotoGP, baik di dalam lintasan maupun di luar lintasan.

"Saya juga berbicara dengan Rossi, tetapi terkesan menjadi tidak baik. Ini bukan berarti bahwa dia adalah orang jahat," kata Zarco, dikutip BolaSport.com dari Corsedimoto.

"Dia selalu selangkah lebih maju karena mempunyai pengalaman." 

Baca juga: Johann Zarco Ungkap Sisi Negatif Rossi Jadi Panutan di MotoGP

"Rossi tidak hanya hebat saat mengendarai motor. Dia hebat dalam segalanya. Itulah alasan mengapa saya masih mengidolakannya."

"Jika dia tidak mengendarai motor, dia tetap mempunyai hidup yang lebih baik secara umum."

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Guinea Masuk Grup 'Neraka' Olimpiade 2024, Pelatih Reuni dengan Henry

Guinea Masuk Grup "Neraka" Olimpiade 2024, Pelatih Reuni dengan Henry

Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia Usai Garuda Muda Jalani Playoff Olimpiade 2024

Jadwal Timnas Indonesia Usai Garuda Muda Jalani Playoff Olimpiade 2024

Timnas Indonesia
Pelatih Guinea Tiga Kali Ucap 'Sulit' Usai Lawan Timnas U23 Indonesia

Pelatih Guinea Tiga Kali Ucap "Sulit" Usai Lawan Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Bola Emas Diego Maradona di Piala Dunia 1986 Akan Dilelang

Bola Emas Diego Maradona di Piala Dunia 1986 Akan Dilelang

Internasional
Semifinal Championship Series Ingatkan Bos Persib ke Tahun 2014

Semifinal Championship Series Ingatkan Bos Persib ke Tahun 2014

Liga Indonesia
Guinea Kalahkan Indonesia dan Lolos Olimpiade, Ulangi Sejarah 56 Tahun

Guinea Kalahkan Indonesia dan Lolos Olimpiade, Ulangi Sejarah 56 Tahun

Internasional
Proliga 2024, Bandung bjb Tandamata Serukan Bangkit Usai Takluk

Proliga 2024, Bandung bjb Tandamata Serukan Bangkit Usai Takluk

Liga Indonesia
Bayer Leverkusen ke Final Liga Europa: 49 Laga Tak Terkalahkan, Rekor Baru di Eropa

Bayer Leverkusen ke Final Liga Europa: 49 Laga Tak Terkalahkan, Rekor Baru di Eropa

Liga Lain
Kepala Witan Sulaeman Dijahit Usai Lawan Guinea

Kepala Witan Sulaeman Dijahit Usai Lawan Guinea

Timnas Indonesia
Erick Thohir Bidik Indonesia Tampil di Olimpiade Los Angeles 2028

Erick Thohir Bidik Indonesia Tampil di Olimpiade Los Angeles 2028

Timnas Indonesia
Jangan Pernah Menangis, Coach Shin Tae-yong

Jangan Pernah Menangis, Coach Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Jadwal MotoGP Perancis 2024, Tekad Sang Juara Dunia Taklukan Le Mans

Jadwal MotoGP Perancis 2024, Tekad Sang Juara Dunia Taklukan Le Mans

Motogp
Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Indonesia, Skuad Garuda Punya Generasi Emas

Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Indonesia, Skuad Garuda Punya Generasi Emas

Timnas Indonesia
Atmosfer Sendu Ruang Ganti Timnas U23 Indonesia Usai Urung ke Olimpiade

Atmosfer Sendu Ruang Ganti Timnas U23 Indonesia Usai Urung ke Olimpiade

Timnas Indonesia
Hasil Liga Europa: Atalanta Vs Leverkusen di Final, Sejarah bagi Sang Dewi

Hasil Liga Europa: Atalanta Vs Leverkusen di Final, Sejarah bagi Sang Dewi

Liga Lain
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com