Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bobot dan Nilai Minimum Tes Online 2 Rekrutmen BUMN 2024, Ada Tes Bahasa Inggris

Kompas.com - 24/05/2024, 09:30 WIB
Diva Lufiana Putri,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tes online tahap 2 Rekrutmen Bersama BUMN 2024 rencananya akan digelar secara bertahap mulai 28-29 Mei 2024.

Tes tahap kedua BUMN meliputi berbagai jenis ujian tergantung jenjang pendidikan, yakni tes bahasa Inggris (TBI), learning agility, tes core values atau AKHLAK, serta wawasan kebangsaan.

Pelamar lulusan SMA sederajat harus mengerjakan tes AKHLAK, learning agility, dan wawasan kebangsaan dalam satu waktu.

Sementara para pelamar yang merupakan lulusan D3, D4, S1, serta S2 wajib menjalani TBI dan learning agility.

Masing-masing subtes menerapkan ambang batas dan bobot penilaian yang memengaruhi kelulusan peserta.

Lantas, berapa batas nilai minimal dan bobot masing-masing subtes dalam tes online tahap 2 Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) 2024?

Baca juga: Hasil Tes Online 1 Rekrutmen BUMN Diumumkan Hari Ini, Begini Cara Ceknya


Bobot dan nilai minimal tes online 2 RBB 2024

Dilansir dari laman rekrutmenbersama2024.fhcibumn.id, peserta yang lolos seleksi tes online tahap 1 akan menerima email untuk mengikuti tes online 2.

Nantinya, hasil ujian peserta lulusan SMA sederajat, diploma tiga, hingga magister akan dihitung berdasarkan bobot masing-masing subtes.

Berikut perincian bobot dan nilai ambang batas pada tes online tahap kedua Rekrutmen Bersama BUMN 2024:

Jenjang SMA sederajat

1. Tes AKHLAK

  • Bobot: 60 persen
  • Batas nilai lulus minimal: 65

2. Wawasan kebangsaan

  • Bobot: 10 persen
  • Batas nilai lulus minimal: 50

3. Learning agility

  • Bobot: 30 persen
  • Batas nilai lulus minimal: 197.

Jenjang D3-S2

1. Tes bahasa Inggris

  • Bobot: 80 persen
  • Batas nilai lulus minimal: 450

2. Learning agility

  • Bobot: 20 persen
  • Batas nilai lulus minimal: 197.

Baca juga: Gagal Tes BUMN karena Tidak Memenuhi Syarat atau Terindikasi Curang, Apa Penyebabnya?

Pembobotan tes online 1 dan 2 Rekrutmen BUMN 2024

Peserta harus memenuhi nilai batas lulus minimal untuk dapat lanjut ke tahap berikutnya, yakni seleksi di BUMN.

Halaman:

Terkini Lainnya

Apa Itu Beasiswa LPDP? Berikut Sejarah dan Beberapa Programnya

Apa Itu Beasiswa LPDP? Berikut Sejarah dan Beberapa Programnya

Tren
4 Kelompok Orang yang Tak Dianjurkan Makan Pisang, Siapa Saja?

4 Kelompok Orang yang Tak Dianjurkan Makan Pisang, Siapa Saja?

Tren
Daftar PTS Penerima KIP Kuliah 2024, Bisa Kuliah Gratis dan Dapat Uang Saku

Daftar PTS Penerima KIP Kuliah 2024, Bisa Kuliah Gratis dan Dapat Uang Saku

Tren
Kisah Naufal, Peserta SNBT Tunarungu yang Diminta Lepas Alat Bantu Dengar dan Berakhir Gagal

Kisah Naufal, Peserta SNBT Tunarungu yang Diminta Lepas Alat Bantu Dengar dan Berakhir Gagal

Tren
15 Anggota Polrestabes Medan Buron Kasus Perampokan, Ini Kronologi dan Daftar Namanya

15 Anggota Polrestabes Medan Buron Kasus Perampokan, Ini Kronologi dan Daftar Namanya

Tren
Tawarkan Kursi Cawagub Jakarta untuk PKS, Koalisi Prabowo Disebut Ingin Hentikan Langkah Anies

Tawarkan Kursi Cawagub Jakarta untuk PKS, Koalisi Prabowo Disebut Ingin Hentikan Langkah Anies

Tren
Pendaftaran LPDP 2024 Tahap 2 Dibuka Hari Ini, Simak Link, Syarat, dan Cara Daftarnya

Pendaftaran LPDP 2024 Tahap 2 Dibuka Hari Ini, Simak Link, Syarat, dan Cara Daftarnya

Tren
Klasemen Sementara Euro 2024 Setelah Putaran Pertama Babak Penyisihan Grup

Klasemen Sementara Euro 2024 Setelah Putaran Pertama Babak Penyisihan Grup

Tren
Ragam Tempat Suci di Mekkah-Madinah yang Bisa Dijelajahi Jemaah Haji dan Umrah

Ragam Tempat Suci di Mekkah-Madinah yang Bisa Dijelajahi Jemaah Haji dan Umrah

Tren
Asal-usul Penamaan Hari Tasyrik dan Amalan yang Dianjurkan

Asal-usul Penamaan Hari Tasyrik dan Amalan yang Dianjurkan

Tren
Update Gunung Merapi Usai Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,5 Km

Update Gunung Merapi Usai Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,5 Km

Tren
Tak Disarankan Minum Kopi Setelah Makan Daging, Mengapa?

Tak Disarankan Minum Kopi Setelah Makan Daging, Mengapa?

Tren
Tabungan Siswa SD di Indramayu Tak Cair, Nominal Mencapai Rp 516 Juta

Tabungan Siswa SD di Indramayu Tak Cair, Nominal Mencapai Rp 516 Juta

Tren
Bagaimana Hukumnya Berkurban Pakai Paylater? Ini Jawaban MUI

Bagaimana Hukumnya Berkurban Pakai Paylater? Ini Jawaban MUI

Tren
BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 19-20 Juni 2024

BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 19-20 Juni 2024

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com